Breaking News:

Berita Sungailiat

Pelatihan UMKM Bangka, Asep Berharap Produk Bisa Dipasarkan Keluar Pulau 

Kehadiran Indomaret di pasaran Kabupaten Bangka diharapkan bisa ikut serta memajukan usaha mikro kecil menengah (UMKM) masyarakat, khususnya membantu

Penulis: edwardi | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Para peserta pelatihan kewirausahaan mandiri IKM yang digelar Indomaret bersama Pemkab Bangka di OR Bangka Setara, Kamis (23/09/2021). (Bangkapos.com/Edwardi) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kehadiran Indomaret di pasaran Kabupaten Bangka diharapkan bisa ikut serta memajukan usaha mikro kecil menengah (UMKM) masyarakat, khususnya membantu pemasaran usaha industri makanan.

"Melalui pelatihan kewirausahaan mandiri IKM ini diharapkan para pelaku UMKM di Kabupaten Bangka bisa terbantu dalam bidang pemasaran produk usahanya, bagaimana upaya kita agar produk UMKM ini bisa masuk dalam pasar Indomaret," kata  Asep Setiawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka saat kegiatan pelatihan kewirausahaan mandiri IKM di ruang OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Kamis (23/9/2021).

Diharapkannya, Indomaret ke depan bisa membawa atau memasarkan produk UMKM lokal masyarakat bukan hanya untuk di wilayah Pulau Bangka saja, tetapi kalau bisa dipasarkan keluar Pulau Bangka juga, seperti ke Palembang Sumsel, Jambi, dan daerah lainnya.

" Mudah-mudahan untuk produk UMKM berupa makanan yang bisa dipasarkan masuk pasar Indomaret, kalau produk kerajinan mungkin saat ini belum bisa," ujarnya.

Asep berharap para pelaku UMKM sebanyak 75 orang yang mengikuti pelatihan kewirausahaan mandiri ini bisa dengan serius mempelajari bagaimana agar produk UMKM nya bisa masuk dalam Pasar Indomaret.

"Mudah-mudahan produk UMKM masyarakat Kabupaten Bangka ada yang bisa masuk dalam pasar Indomaret ini guna memajukan usaha UMKM dan memperkuat ekonomi masyarakat saat ini," harap Asep Setiawan.

Sementara itu seorang pelaku UMKM produk Kopi Bubuk asal Desa Petaling mengatakan sangat senang bisa mengikuti pelatihan kewirausahaan mandiri IKM ini.

"Iya pak meskipun saya dari jauh dari Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat sangat tertarik mengikuti kegiatan ini, semoga produk kopi bubuk Petaling atau Kopling yang saya produksi bisa masuk dalam pasar Indomaret," harapnya.

Diungkapkannya, dalam pembuatan produk kopi bubuk ini masih menggunakan cara tradisional dan juga menggunakan buah kopi yang ditanam di seputaran desa di Kecamatan Mendo Barat.

"Jadi kita asli menggunakan buah kopi dari Bangka ini, tidak mendatangkan buah kopi dari luar," tegasnya.(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved