Breaking News:

Berita Sungailiat

Miris, Tempat Cuci Tangan dari Anggaran Covid-19 Tak Berfungsi Lagi, Ini Kata Kepala BPDB Bangka

Pemeliharan dan tanggung jawab menjaga tempat cuci tangan yang berada di tempat umum adalah tugas dari masing-masing unit terkait.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kepala BPBD Kabupaten Bangka, M Nursi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemeliharan dan tanggung jawab menjaga tempat cuci tangan yang berada di tempat umum adalah tugas dari masing-masing unit terkait.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Bangka, M. Nursi saat dihubungi Bangkapos.com, Jumat (24/9/2021) sore.

Diberitakan Bangkapos.com sebelumnya, diketahui bahwa tempat cuci tangan yang berada di sejumlah pasar yang ada di Kota Sungailiat Kabupaten Bangka sudah tidak berfungsi lagi.

Contohnya yang berada di Pasar Kite Sungailiat, Bangka, di mana hanya ada dua tempat cuci tangan yang sudah tidak berfungsi lagi sejak beberapa bulan yang lalu.

Baca juga: Heboh Video Gisel Lagi, Kali Ini Durasinya Sama 19 Detik, Rela Bergoyang Demi Wijin

Baca juga: Tukul Arwana Dioperasi untuk Obati Stroke, Segini Daftar Harga Biaya Operasi Bedah Syaraf di RS

Meskipun tempat cuci tangan tersebut dibuat berdasarkan dana anggaran covid-19 pada tahun 2020 lalu, Nursi menyebutkan bahwa tugas pemeliharaan dan perbaikan tempat cuci tangan yang ada d itempat umum adalah tugas dari masing-masing unit terkait.

"Memang tempat cuci tangan itu dari kita, tapi kalau rusak dan tidak berfungsi, maka itu tugas unit masing-masing," kata Nursi.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa unit-unit terkait harus memperhatikan betul bagaimana penerapan prokes serta fasilitas yang ada.

"Misalnya kita bikin tempat cuci tangan di pasar, maka yang ngerawatnya ya UPTD pasar tersebut. Ataupun kita bikin tempat cuci tangan di Polres, yang bertanggung jawab ngisi air ataupun sabunnya ya orang Polres," jelasnya.

Baca juga: Inilah AKP Ega Prayudi Anak Tukul Arwana Punya Jabatan Mentereng, Perwira Polisi Punya 3 Gelar

Baca juga: Racun Narkoba Baru Mulai Keluar di Bulan ke-14 Masa Terapi

Menurut Nursi pelaksanaan penerapan prokes adalah kewajiban setiap unit, bukan hanya dari tim BPBD ataupun Satgas Covid-19 saja.

"Memang kalau saya lihat dan evaluasi, tempat cuci tangan sekarang sudah tidak diperhatikan lagi," sesal Nursi.

Oleh karena itu, pihaknya akan segera melakukan peninjauan dan pemberian teguran kepada unit-unit yang lalai dalam pemeliharan fasilitas protokol kesehatan.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved