Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Realisasi TKDD Tangani Covid-19 di Babel Sudah Capai 68,63 Persen, Kendalanya Realisasi Dana  

Seluruh pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah memenuhi alomasi memenuhi alokasi Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekon

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Virus Corona Baru 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seluruh pemerintah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah memenuhi alomasi memenuhi alokasi Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah, hingga 17 September 2021.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung, Fahma Sari Fatma mengatakan realisasi total dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) untuk Bangka Belitung, sebesar Rp4.659,71 miliar atau mencapai 68,63 persen dari total alokasi sebesar Rp6.789,43 miliar.

"Persentase realisasi terbesar adalah dana bagi hasil, dengan persentase realisasi sebesar 82.88 persen. Disusul kemudian realisasi DID sebesar 74,12 persen," ujar Fahma dalam rilis, Jumat (24/9/2021).

Namun, persentase realisasi yang masih terbilang rendah adalah DAK Fisik yang baru mencapai 35,29 persen.

Masih rendahnya penyaluran DAK Fisik ini karena untuk penyaluran DAK Fisik bertahap, rata-rata baru menyalurkan Tahap I dengan batas waktu pemenuhan dokumennya berakhir pada 31 Agustus 2021.

“Diharapkan para OPD pelaksana Bidang-Bidang DAK Fisik dapat melakukan percepatan untuk pengajuan tahap-tahap selanjutnya," katanya Fahma.

Sementara, sampai dengan 17 September 2021 dari total alokasi DTU untuk pemulihan ekonomi daerah Pemda Llingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar Rp708,96 miliar, telah terealisasi sebesar Rp207,42 miliar (29,26 persen).

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalokasikan dana PED terbesar yaitu Rp.146,32 miliar, dengan capaian realisasi sebesar Rp50,19 miliar atau 34,30 persen.

Sementara Pemda, persentase realisasi terbesar adalah Kabupaten Belitung sebesar 59,98 persen. "Alokasi total anggaran belanja dukungan kesehatan untuk penanganan Covid-19 yang berasal dari earmark minimal 8 persen dari DAU/DBH untuk seluruh pemda lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar Rp345,85 miliar.

Alokasi ini dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan penanganan Covid-19, dukungan pelaksanaan vaksinasi, dukungan penanganan Covid-19 di tingkat kelurahan, insentif nakesda, serta belanja prioritas lainnya yang ditetapkan pemerintah pusat," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved