Breaking News:

Terdakwa Ardian Mantan Pincab BRI Pangkalpinang Sangkal Keterangan Saksi Nur Alamsyah

Terdakwa Ardian Hendri Prasetyo, menyangkal keterangan Nur Alamsyah, satu dari tiga saksi perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Penulis: Antoni Ramli | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Nur Alamsyah, mengenakan kemeja putih saksi perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pemberian fasilitas kredit kantor cabang BRI Pangkalpinang, saat memberikan kesaksian. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terdakwa Ardian Hendri Prasetyo, menyangkal keterangan Nur Alamsyah, satu dari tiga saksi perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pemberian fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) di kantor cabang BRI Pangkalpinang.

Bantahan tersebut disampaikan, mantan Pimpinan Cabang (Pincab) BRI Pangkalpinang, pada sidang pemeriksaan saksi yang diketuai Efendi, dan didampingi anggota MHD. Takdir, dan Warsono, di Pengadilan Negeri PHI / Tipikor  Negeri Kelas 1A, Jumat  (24/9/2021).

Sidang juga dihadiri, tiga Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang yakni Eko, Rika dan Melisa beserta dua kuasa hukum terdakwa Ardian.

Semula, di hadapan majelis hakim  Nur Alamsyah, yang sebelumnya menjabat Acount officer (AO) di BRI cabang Pangkalpinang, menyebut dirinya tidak pernah hadir saat terjadinya proses penandatanganan akad kredit dengan dua debitur yakni Feni dan Yung Yung.

"Izin majelis hakim, saya ingin menkonfortir sekaligus menyangkal apa yang telah disampaikan saksi Nur Alamsyah tadi. Saya membantah kalau saksi tidak hadir, karena saksi (Nur Alamsyah-red) saat penandatangan akad kredit berlangsung," kata Ardian melalui sidang  virtual.

Baca juga: Tukul Arwana Dioperasi untuk Obati Stroke, Segini Daftar Harga Biaya Operasi Bedah Syaraf di RS

Baca juga: Punya Alat Atasi Pendarahan Otak Seperti Tukul Arwana Cuma 29 Menit, dr Terawan Malah Dipecat IDI

Mendengar pernyataan terdakwa Ardian tersebut, ketua majelis hakim Efendi, kembali menkonfortir keterangan yang diberikan Nur  Alamsyah, sebelumnya.

"Saya ulangi sekali lagi, saudara saksi apakah saudara hadir atau tidak saat terjadinya penandatangan akad kredit dengan Feni dan Yung Yung,"tanya Efendi.

Seketika, suasana sidang menjadi hening. Nur Alamsyah, sempat terdiam beberapa saat. Kondisi tersebut, sontak membuat hakim kembali mengulangi pertanyaan serupa.

Tak berapa lama, Nur Alamsyah, mengaku jika diri lupa akan peristiwa tersebut.

"Saya lupa majelis hakim," jawab Nur Alamsyah.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved