Breaking News:

Erick Tohir akan Bubarkan 7 Perusahaan BUMN Ini, Ratusan Pekerja Bakal Nganggur

Sudah lama tidak beroperasi dan masih ada karyawannya, 7 perusahaan BUMN akan segera ditutup.

Editor: M Zulkodri
KOMPAS.COM /TJAHJO SASONGKO
Menteri BUMN, Erick Thohir 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sudah lama tidak beroperasi dan masih ada karyawannya, 7 perusahaan BUMN akan segera ditutup.

Rencana penutupan atau pembubaran 7 perusahaan plat merah ini disampaikan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMn) Erick Thohir.

Penutupan itu dilakukan agar nasib karyawan perusahaan tidak terkatung-katung lagi.

"Tujuh BUMN itu sudah lama tidak beroperasi. Kasian juga nasib pegawainya terkatung-katung dan kami kan zalim kalau jadi pemimpin tidak beri kepastian (ditutup atau dihidupkan kembali)," kata Erick yang dikutip pada Sabtu (25/9/2021).

Adapun ketujuh BUMN tersebut yaitu, PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Istaka Karya (Persero).

Kemudian, PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero), dan PT Kertas Leces (Persero).

Baca juga: Lihat Video Gisel Beraksi di Lantai, Netizen Auto Terbayang Adegan 19 Detik

Baca juga: Heboh Video Gisel Lagi, Kali Ini Durasinya Sama 19 Detik, Rela Bergoyang Demi Wijin

"Ada Merpati dalam tahap pembicaraan, Kertas Leces, dan ini hal-hal yang memang harus kami pastikan keputusan ini (dibubarkan) ada," ucap Erick.

Namun, Erick menyampaikan dalam menutup BUMN membutuhkan proses yang panjang, sehingga diperlukan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2003 untuk mempercepat dalam mengambil keputusan nasib perusahaan pelat merah.

Erick mencontohkan, dalam melakukan restrukturisasi BUMN saja memerlukan waktu sekitar sembilan sampai 12 bulan dengan persetujuan lintas kementerian.

"Untuk menutup BUMN perlu proses panjang lagi karena itu kami meminta (revisi UU BUMN), apa lagi ini dari DPR langsung (mengusulkan revisi). Karena itu pas kunjungan ke Kratakau Steel saya juga meminta dukungan dari Pak Presiden dan semua menteri," ujar Erick.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved