Breaking News:

Gara-gara Uang Mahar, Pria Ini Aniaya Calon Istrinya Buat Surat Perjanjian Duduk Nikah, Tegak Cerai

Setelah sempat buron selama tiga tahun, pria yang melakukan penganiayaan terhadap calon istrinya akhirnya ditangkap polisi.

Editor: M Zulkodri
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Perceraian 

BANGKAPOS.COM---Setelah sempat buron selama tiga tahun, pria yang melakukan penganiayaan terhadap calon istrinya akhirnya ditangkap polisi.

AV (22) warga Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas ditangkap anggota Tim Landak Satreskrim Polres Musi Rawas, Jumat (24/9/2021).

Dia ditangkap atas kasus perbuatan tidak menyenangkan atau dugaan penganiayaan yang dilakukannya terhadap VY (18) warga sedesanya yang juga merupakan calon istrinya.

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap korban itu terjadi sekitar tiga tahun lalu.

Dan dilaporkan ke polisi dengan dasar laporan Lp/B/102/VII/2018/Mura/ Sumsel, tgl 03 Juli 2018.

Baca juga: Lihat Durasi Video Ini Terbayang Video 19 Detik Gisel Bersama Nobu di Hotel Medan

Baca juga: Heboh Video Gisel Lagi, Kali Ini Durasinya Sama 19 Detik, Rela Bergoyang Demi Wijin

Kronologisnya berawal ketika pada 3 Juli 2018, korban dijemput dari rumahnya dan dibawa oleh tersangka ke rumahnya untuk membicarakan tentang mahar pernikahannya.

Saat itu tersangka meminta kepada korban agar uang mahar pernikahan mereka sebesar Rp15 juta diturunkan jadi Rp5 juta.

Mendengar itu, korban mengatakan bahwa, urusan uang mahar pernikahan adalah urusan orang tua.

Mendapat jawaban itu, tersangka kemudian memanggil ibunya dan meminta ibunya menjelaskan kepada korban kalau mereka tidak memiliki uang Rp15 juta, hanya memiliki uang Rp5 juta.

Karena tetap tidak ada kesepakatan, tersangka kemudian menyiapkan surat perjanjian antara tersangka dengan korban.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved