Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Besok, Lapas Pangkalpinang Gelar Simulasi, Pegawai Bakal Dibekali Pengetahuan Atasi Kebakaran

Rencananya, besok, Senin (27/9/2021), Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pangkalpinang, bakal melakukan simulasi kebakaran. Simulasi me

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Badarudin, saat mengecek Apar yang ada di Lapas setempat. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Rencananya, besok, Senin (27/9/2021), Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pangkalpinang, bakal melakukan simulasi kebakaran. Simulasi melibatkan Pihak Dinas Kebakaran (Damkar) Pangkalpinang.

Simulasi tersebut, menyusul adanya insiden kebakaran di Lapas Tanggerang, yang merengut nyawa  puluhan narapidana.

Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Badarudin, Minggu (26/9/2021) menyebut simulasi tersebut sebagai bentuk
antisipasi sekaligus perhatian pihaknya, pasca terjadinya insiden kebakaran di Lapas Tanggerang.

Selain simulasi kebakaran, sebelumnya pihaknya juga telah menggandeng pihak PLN, melakukan pengecekan instalasi listrik di lingkungan Lapas.

"Insya Allah, besok Senin kami akan menggelar simulasi dengan pihak Damkar kota. Ini sebagai bentuk antisipasi pencegahan terjadinya insiden serupa seperti di Lapas Tanggerang. Kemarin kami bersama PlN juga telah melakukan pengecekan intalasi listrik," kata Badarudin, hari ini.

Berkaca pada insiden Lapas Tanggerang, Badarudin menilai perlu adanya pembekalan pengetahuan bagi petugas Lapas,  mengantisipasi terjadinya insiden kebakaran.

Melului simulasi ini mantan Kalapas Narkotika Sawahlunto tersebut berharap pegawai memiliki pengetahuan, dalam  mengantisipasi terjadinya kebakaran.

"Paling tidak dari sumulasi ini mereka punya pengetahuan mengatasi terjadinya kebakaran. Kemungkinan karena panik, mereka  (pegawai -red) kadang  tidak tahu harus melakukan apa. Makanya simulasi ini sangat penting, apalagi di lingkungan Lapas seperti ini,"katanya.

Menurut Badarudin, sarana prasarana pemadam seperti Apar,  yang ada di Lapas, tidak menjamin insiden kebakaran bisa diatasi. Untuk itu, diperlukan bekal serta pengetahuan pegawai, dalam  mencegah dan mengatasi kebakaran.

"Untuk Sarpas penunjang seperti Apar, sudah ada beberapa di Lapas. Cuma, kami pikir itu tidak cukup, makanya perlu ada pembekalan bagi pegawai dalam penanganan kebakaran ini," tegasnya. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved