Breaking News:

Penyekatan PPKM dan Antispasi Balap Liar Polres Bangka Hadang Pengendara

Dalam rangka penyekatan PPKM IV sekalgius antisipasi balap liar Satlantas Polres Bangka dan Polsek Merawang melakukan pengecekan pengendara.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Satlantas Polres Bangka dan Polsek Merawang menggelar penyekatan dan antisipasi balap liar Minggu (26/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dalam rangka penyekatan PPKM IV sekalgius antisipasi balap liar Satlantas Polres Bangka dan Polsek Merawang Minggu (26/9/2021) petang melakukan pengecekan pengendara yang melintas di Jalan Lintas Timur arah Jembatan Emas Desa Air Anyir Kecamatan Merawang.

Sebanyak 4 motor dan 1 mobil diamankan dalam kegiatan tersebut.

Selain melakuakan pemeriksaan surat kendaraan juga dilakukan himbauan terkait covid 19.

"Ada lima kendaraan terdiri empat motor dan 1 mobil kita amankan terindikasi ikut balap llar kita juga memberikan himbauan kepada pengendara dan masayarakat terkait pendemi covid 19," kata Kasatlantas Iptu Ramos Gapita Siregar.

Satlantas Polres Bangka dan Polsek Merawang menggelar penyekatan dan antisipasi balap liar Minggu (26/9/2021).
Satlantas Polres Bangka dan Polsek Merawang menggelar penyekatan dan antisipasi balap liar Minggu (26/9/2021). (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Kegiatan penyekatan PPKM IV dan antisipasi balap liar dilakukan karena kawasan Jembatan Emas di Desa Air Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka kerap dijadikan tempat tongkrongan anak muda.

Selain itu juga kerap dijadikan lokasi balap liar baik mobil maupun motor.

Saat anggota Satlantas Polres Bangka dan Polsek Merawang tiba sejumlah motot dan mobil langsung membubarkan diri dan kabur.

Diduga mereka adalah para pelaku balap liar.

"Ini juga menggapai keluhan masyarakat walaupun kita kerap melakukan patroli di kawasan tersebut mereka kucing kucingan dengan kita," kata Iptu Ramos Gapita Siregar.

Sejumlah pengendara yang dicegat selain diperiksa surat kendaraannya juga dihimbau untuk tidak berkumpul mengingat pendemi covid 19 masih berlangsung.

Diminta juga tetap menggunakan masker saat beraktifitas.

Siska salah seorang pengendara mengaku hanya diajak kawan nongkrong di Jembatan Emas.

Namun rekan rekannya memilih kabur karena takut.

"Kalau saya lihat aja sendiri pak motor standar surat juga lengkap, pake masker, SIM ada jadi dak perlu kabur," kata Siska. (Bangkapos.com/deddy marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved