Breaking News:

Terancam Gagal Bayar Utang Rp 400.000 Triliun, Ini Dampak 'Mengerikan' yang Intai Amerika Serikat

Perusahaan jasa keuangan Moody's Analytics memperingatkan bahwa jika AS gagal membayar utang, negara tersebut terancam jatuh

Editor: Iwan Satriawan
kontan.co.id
Ilustrasi utang luar negeri 

Utang intra-pemerintah adalah utang pemerintah AS kepada badan-badan federal lainnya.

Sisanya adalah utang publik, di mana pemerintah asing dan investor memegang sekitar 30 persen dari utang publik.

Melansir Investopedia, berikut lima negara yang paling banyak memegang utang AS.

1. Jepang

Jepang adalah pemegang utang terbesar AS dengan kepemilikan treasury (surat utang atau obligasi) senilai 1,266 triliun dollar AS (Rp 18.050) per April 2020.

Jumlah surat utang tersebut adalah tingkat tertinggi yang dimiliki Jepang dalam beberapa tahun, mengalahkan China sebagai pemegang utang AS terbesar.

Peningkatan kepemilikan Jepang atas surat utang AS saat ini adalah yang terbesar sejak 2013. Jepang berkontribusi sekitar 18 persen atas utang AS dari luar negeri.

2. China

China adalah negara terbesar kedua di dunia yang memberi pinjaman kepada AS.

Beijing memiliki surat utang atau obligasi senilai 1,07 triliun dollar AS atau setara Rp 15.256 triliun pada April 2020.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved