Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Analisis Data Indikator Ekonomi dan Sosial Makin Mudah, BPS Babel Perkenalkan Aplikasi SINDU

Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai penyedia data official statistik di Indonesia menunjukan eksistensinya terutama pada era digital saat ini.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Istimewa
Sosialiasi Pemanfaatan Aplikasi Sistem Indikator Terpadu (SINDU) untuk Kebutuhan Analisis, Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai penyedia data official statistik di Indonesia menunjukan eksistensinya terutama pada era digital saat ini.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas serta untuk memudahkan pengguna menganalisis data, BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengembangkan sebuah inovasi yaitu Sistem Indikator Terpadu (SINDU).

Agar dipahami dan dikenal, maka BPS melakukan sosialiasi Pemanfaatan Aplikasi Sistem Indikator Terpadu (SINDU) untuk Kebutuhan Analisis, Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan.

"Nanti kita jadi bisa melakukan analisis statistik dengan berbagai indikator ekonomi dan sosial. Lalu disertakan juga fenomena yang terjadi pada periode itu sebagai penjelas. Disediakan juga berbagai literatur dan hasil penelitian. Serta ada fasilitas forum diskusi," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Bikin Hotman Paris Tercengang, Marlina Octoria Beberkan Durasi Hubungan Suami Istri dengan Suaminya

Dia menjelaskan SINDU merupakan sistem indikator ekonomi dan sosial berbasis teknologi informasi yang diharapkan dapat mempermudah, mempercepat, dan mempermurah analisis data indikator ekonomi dan sosial.

SINDU menyajikan series data indikator ekonomi dan sosial yang up to date yang dapat digunakan sebagai bahan perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Baca juga: Pengin Tambah Penghasilan Lewat Togel, Pasutri di Belitung Lakukan Ini, MUI Sorot Penegakkan Hukum

Dalam aplikasi SINDU disajikan beberapa menu yang dapat diakses oleh para pengguna, diantaranya:

1. Series data indikator ekonomi dan sosial yang up to date beserta metadatanya
2. Fenomena ekonomi
3. Infografis
4. Contoh pemanfaatan indikator
5. Analisis keterkaitan indikator, dan
6. Forum diskusi.

"Dengan adanya aplikasi SINDU ini, kami berharap akan banyak manfaat yang didapatkan oleh stakeholder eksternal maupun internal BPS."

"Bagi stakeholder eksternal BPS seperti pemerintah daerah, akademisi dan perusahaan, adanya aplikasi SINDU ini diharapkan akan mempermudah analisis terhadap data yang dihasilkan oleh BPS guna menyusun perencanaan dan evaluasi pembangunan serta kajian atau penelitian," jelas Dwi.

Baca juga: Inilah Daftar Gaji Terbaru PNS Lengkap dengan Gaji Pensiunan Beserta Janda dan Duda PNS

Selain itu stakeholder eksternal diharapkan akan mendapatkan pengetahuan tentang konsep dan definisi, penjelasan keterkaitan antar indikator yang ada, maupun fenomena dan teori-teori ekonomi yang terkait yang disertai peta tematik data strategis.

"Aplikasi SINDU ini telah kami kembangkan sampai data level kabupaten atau kota, sehingga aplikasi ini tidak hanya dapat dimanfaatkan di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat kabupaten atau kota," katanya.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved