Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Aparat Tutup Paksa Diskotek yang Beroperasi Saat PPKM, Kapolda Babel Sebut Sudah Sepakat Ditertibkan

Irjen Pol Anang Syarif Hidayat saat diwawancarai mengakui sudah berkomunikasi bersama Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengenai aktivitas THM.

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat saat didampingi oleh Dirlantas Polda Kepulauan Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Melakukan aktivitas di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Tempat Hiburan Malam (THM) X-Bar terpaksa dibubarkan dan ditutup.

Pembubaran dan penutupan ini dilakukan saat Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Polda Kepulauan Bangka Belitung pada Minggu (26/9/2021) dini hari lalu melakukan patroli.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat saat diwawancarai mengakui dirinya sudah melakukan komunikasi bersama Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengenai tindaklanjut aktivitas THM ataupun diskotek di Kota Pangkalpinang.

"Saya sudah sepakat dengan Wali Kota Pangkalpinang untuk ditertibkan. Kita lihat apakah masih buka atau tidaknya," ujar Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Bikin Hotman Paris Tercengang, Marlina Octoria Beberkan Durasi Hubungan Suami Istri dengan Suaminya

Baca juga: Bikin Kaya Mendadak, Uang Kertas Rp500 Gambar Orang Utan Ini Dijual Sampai Rp99 Juta

Baca juga: Pengin Tambah Penghasilan Lewat Togel, Pasutri di Belitung Lakukan Ini, MUI Sorot Penegakkan Hukum

Sebelumnya diberitakan jika UPRC Polda Kepulauan Bangka Belitung gerebek hingga lakukan pembubaran terhadap aktivitas di X-Bar yang masih beroperasi saat penerapan PPKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Minggu (26/9/2021) lalu sekira Pukul 01.30 WIB.

Selain melakukan pembubaran, Kepolisian juga melakukan penutupan paksa terhadap aktivitas di diskotek yang berlokasi di Jalan Depati Hamzah Kota Pangkalpinang tersebut.

Sesaat hendak melakukan tugas patroli, personel kepolisian bahkan sempat tak diperbolehkan masuk oleh petugas keamanan atau satpam yang bertugas di X-Bar.

Hingga pada akhirnya kepolisian berhasil membubarkan aktivitas hiburan malam di X-Bar serta mengamankan pegawai, petugas pengamanan hingga pengelola untuk dimintai keterangan di Mapolres Pangkalpinang.

Pemanggilan ini dilakukan lantaran diduga menghalangi petugas kepolisian saat melakukan patroli serta membuka hiburan malam di tengah penerapan PPKM.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved