Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Awasi Suhu Penumpang di Bandara, KKP Pasang 2 Thermal Scanner Baru di Pualu Bangka dan Belitung

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang memasang dua thermal scanner baru di bandara.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Ramandha
Ilustrasi petugas KKP Bandara Depati Amir Pangkalpinang saat melakukan pemeriksaan suhu tubuh penumpang menggunakan Thermal Scanner Camera 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang memasang dua thermal scanner baru di bandara.

Satu thermal scanner di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang, Pulau Bangka dan satu thermal scanner di Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Pulau Belitung.

Dengan penambahan satu unit thermal scaner di masing-masing bandara, maka total thermal scaner menjadi dua unit ditambah dengan unit lama.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo mengatakan penambahan ini dilakukan sebagai upaya memaksimalkan pengawasan arus masuk penumpang di bandara.

"Masih proses pemasangan, satu unit themal scanner yang lama sedang dalam perawatan, itu rutin dilakukan. Penambahan ini sebagai kewaspadaan dini dan pengawasan lalu lintas orang yang masuk ke provinsi Bangka Belitung," ujar dr Bangun, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Pengin Tambah Penghasilan Lewat Togel, Pasutri di Belitung Lakukan Ini, MUI Sorot Penegakkan Hukum

Baca juga: Bikin Hotman Paris Tercengang, Marlina Octoria Beberkan Durasi Hubungan Suami Istri dengan Suaminya

Baca juga: Heboh Video Gisel Lagi, Kali Ini Durasinya Sama 19 Detik, Rela Bergoyang Demi Wijin

Dia menyebutkan keberadaan thermal scanner ini penting adanya, pasalnya dapat memantau suhu penumpang yang ada indikasi Covid-19 dan penyakit lainnya.

"Cukup efektif untuk memantau salah satu gejala dari penyakit menular. Jadi selain tanda gejala yang lain yang diawasi oleh petugas KKP," katanya.

Alat yang diletakkan di area kedatangan ini akan memantau penumpang, apabila suhu di atas 37,3 derajat celcius maka akan dilakukan pemeriksaan.

"Jika suhu diatas 37,3 derajat celcius akan dilakukan pengamatan dan pemantauan oleh petugas KKP dan dilakukan pemeriksaan secara mendalam (Pemeriksaan klinis dan Epidemiologis). Semoga alat ini bermanfaat dalam mengurangi pandemi di Babel," kata dr Bangun.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved