Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Kunjungi Pembelajaran Tatap Muka, Bunda PAUD Bangka Tengah Pantau Penerapan Prokes Covid-19

Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algafry mengunjungi langsung TK Negeri Pembina Kecamatan Namang, Bangka Tengah, Selasa (28/9/2021).

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algafry saat mengunjungi langsung TK Negeri Pembina Kecamatan Namang, Bangka Tengah, Selasa (28/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algafry mengunjungi langsung TK Negeri Pembina Kecamatan Namang, Bangka Tengah, Selasa (28/9/2021).

Sosok Bunda PAUD yang ramah, riang dan cerdas membuat suasana menjadi ceria saat bercerita dan bermain bersama anak-anak.

Eva  yang juga berprofesi sebagai dokter gigi, tampak antusias mengajarkan anak-anak cara mengosok gigi yang baik.

Bahkan beberapa dari anak ini berani mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dari Bunda PAUD Bangka Tengah.

Diketahui kunjungan yang dilakukan oleh Bunda PAUD ini bertujuan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang dilakukan pihak sekolah sesuai dengan imbauan yang telah menjadi aturan pelaksanaan pembelajaran tatap muka oleh tim gugus tugas.

"Jadi kita kunjungan ini dalam rangka memberikan dukungan, semangat bagi anak-anak paud di Bangka Tengah. Karena ini awal masa percobaan sekolah tatap muka jadi kita memastikan protokol kesehatan dan imbauan gugus tugas untuk tetap ditaati dan indahkan," ungkap Eva Kepada Bangkapos.com, Selasa (28/9/2021).

Bunda Paud Bangka Tengah, Eva Algafry saat mengunjungi langsung TK Negeri Pembina Kecamatan Namang, Bangka Tengah, Selasa (28/9/2021).
Bunda Paud Bangka Tengah, Eva Algafry saat mengunjungi langsung TK Negeri Pembina Kecamatan Namang, Bangka Tengah, Selasa (28/9/2021). (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Tidak hanya itu, selaku Bunda PAUD, Eva memastikan tumbuh kembang anak di wilayahnya bisa terpantau baik.

"Sekolah mempunyai tangung jawab untuk memastikan tumbuh kembang anak ini baik, hal ini bisa dilihat dari mengukur tinggi badan, berat badan dan lainnya. Nanti data anak ini dilaporkan langsung ke dinas pendidikan dan 
juga langsung ke dinas kesehatan. Jika ditemukan yang tidak sesuai dengan tumbuh kembang anak, maka kita bisa dilakukan intervensi awal," jelas Eva.

Eva juga mengimbau kepada para guru dan tenaga pengajar agar semua anak-anak di  wilayahnya untuk diberikan obat cacing.

"Dukungan pemberian obat cacing untuk semua anak didik sangat penting untuk mengatasi kecacingan. Untuk itu melalui kunjang  ini kita juga pastikan bahwa anak-anak ini telah minum obat cacing," kata Eva.

Ia berharap, melalui peran serta tenaga kesehatan dan tenaga terkait dalam upaya pencegahan terhadap tumbuh kembang anak dan kesehatan gizi di Bangka Tengah bisa teratasi.

"Saya harap dengan adanya upaya, perhatian dan pemahaman terhadap tumbuh kembang anak khususnya di kabupaten Bangka Tengah dapat terjaga," harap Eva.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved