Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Salah Nama, 87 ASN Dilantik Selepas Magrib, Penyandang Disabilitas Jabat Kabid  

Tarulina, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dilantik menjadi Kepala Bidang Badan Perencanaan Pembangunan

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid bersama Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, melantik 87 ASN eselon II, III, dan IV di halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Selasa (28/9/2021) (Bangkapos.com/Yuranda) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tarulina, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dilantik menjadi Kepala Bidang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama 87 anggota ASN eselon II, III dan IV di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Selasa (28/9/2021)

Sebelumnya Tarulina, perempuan penyandang disabilitas ini menjabat sebagai Kasubid Bidang Perekonomian Bappeda. Ia satu satunya disabilitas yang dipromosikan menjadi pejabat eselon III di kabupaten Bangka Selatan.

Adapun 87 Anggota ASN yang dilantik oleh Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid bersama dengan Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, di antaranya Eselon II B satu, Eselon III A tiga, Eselon III B sebanyak 36 orang, Eselon IV A sebanyak 33 dan Eselon IV B sebanyak empat.

Pelantikan tersebut sempat telat lantaran nama-nama ASN yang dibacakan salah sehingga, Staf Bupati Bangka Selatan harus memeriksakan kembali dan mencetak ulang nama-nama tersebut.

Sebelumnya waktu pelaksanaan pelantikan ditetapkan pukul 15.00 WIB, namun pelantikan itu baru dimulai pada pukul 16.30 WIB, sempat istirahat lantaran Salat Magrib dan disambung kembali hingga selesai selepas magrib.

"Nama-nama salah, harus dicetak kembali karena nama yang disebut itu bukan berkas yang saya tanda tangani," kata Riza di Halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Selasa (28/9/2021).

ASN ini, dirombak olehnya karena pemerintah daerah saat ini harus fokus kekinerja. Ia percaya kepada 87 ASN yang dilantik ini akan bekerja.

"Yang saya tuntut kinerja bagaimana program unggulan saya bisa berjalan dan hadir di tengah masyarakat. 87 ASN yang dilantik akan dievaluasi kembali, kalau belum bisa menunjukkan hal positif kepada kami akan evaluasi kembali, dan akan dirombak lagi," tegasnya

Ia juga menekankan, kepada mereka akan dibebankan terget. Terget yang dimaksud harus menunjukkan kinerja yang positif, dan target tersebut akan menjadi tolak ukurnya.

"Saya minta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD), untuk menindak PNS yang tidak benar, bermasalah, tidak disiplin dan tindak menunjukkan kinerja yang baik keluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 tahun 2021," katanya

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved