Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tak Ada Vaksinasi Massal di Sekolah, Pelajar di Pangkalpinang Disarankan Vaksin di Puskesmas Tedekat

Eddy Supriadi menyebut, hingga kini tidak ada vaksinasi massal dilaksanakan di sekolah untuk peserta didik tingkat SMP di Kota Pangkalpinang.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Ilustrasi pembelajaran tatap muka di sekolah di Pangakalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang Eddy Supriadi menyebut, hingga kini tidak ada vaksinasi massal dilaksanakan di sekolah untuk peserta didik tingkat SMP di Kota Pangkalpinang.

Namun kata Eddy, berdasarkan pengakuan dari pihak sekolah hingga kini sudah banyak anak-anak yang ikut vaksin dari keluarganya masing-masing.

Dengan demikian, Eddy meminta agar pelaksanaan vaksin dapat dilakukan masing-masing pelajar di Puskesmas tedekat saja.

"Kemarin kita sudah mau melaksanakan vaksin masal di sekolah hanya saja minimal harus 300 penyuntikan dosis vaksin, sementara sebelum melakukan penyuntikan kita harus meminfa persetujuan orangtua dulu ada mungkin beberapa yang tidak berkenan jadi langsung saja kita sarankan vaksin di Puskesmas saja," ungkap Eddy kepada Bangkapos.com, Selasa (28/9/2021).

Eddy meminta, agar setiap orangtua membawa anak-anaknya untuk ikut vaksinasi di beberapa gerai vaksinasi di Kota Pangkalpinang.

Menurutnya, dengan sudah divaksin pembelajaran tatap muka di sekolah dapat dilakukan lebih efektif lagi, sehingga rasa aman sedikitnya sudah terbentuk.

Baca juga: Bikin Hotman Paris Tercengang, Marlina Octoria Beberkan Durasi Hubungan Suami Istri dengan Suaminya

Baca juga: Inilah Daftar Gaji Terbaru PNS Lengkap dengan Gaji Pensiunan Beserta Janda dan Duda PNS

Baca juga: Pengin Tambah Penghasilan Lewat Togel, Pasutri di Belitung Lakukan Ini, MUI Sorot Penegakkan Hukum

"Sehingga kalau sudah divaksin itu anak-anak kita dapat melakukan pembelajaran di sekolah lebih aman lagi, orangtua juga tidak perlu mencemaskan anak-anaknya di sekolah. Walapun bukan menjamin tidak terpapar covid-19 ya, tapi ini merupakan ikhtiar kita bersama," jelas Eddy.

Berdasarkan data capaian vaksinasi data Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang hingga kini untuk remaja 12-17 tahun sudah sebanyak 15.356 dosis untuk penyuntikan pertama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut, untuk jenis vaksin yang diberikan kepada anak-anak usia 12-17 tahun adalah vaksin Sinovac.

"Kami kemarin sudah mau melakukan vaksinasi di sekolah, hanya saja kalau kami sudah datang ke sekolah itu minimal harus 300 dosis penyuntikan karena memang segitu target setiap gerai vaksin, kalau tidak sampai dan sudah datang ke sekolah kan sayang," sebut Hakim.

"Jadi mending peserta didik itu langsung datang ke Puskesmas, tentu dengan persetujuan orang tuanya untuk vaksin di beberapa gerai vaksin kita," tambahnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved