Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tak Selalu dengan Gadget, Anak-anak TK Tamasha Valaq Belajar Permainan Tradisional di Alam Terbuka

Anak-anak TK Tamasha Valaq belajar dengan alam dan mengenal permainan tradisional.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Anak-anak TK Tamasha Valaq yang sedang belajar dengan alam dan mengenal permainan tradisional di taman Sari (Wilhelmina Park) kali ini berbeda, Selasa (28/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Riuh rendah anak-anak sambil berlompatan kesana kemari beradu dengan kicauan burung membuat suasana pagi di Taman Sari atau Wilhelmina Park kali ini berbeda, Selasa (28/9/2021).

Langkah gembira anak-anak TK berseragam olahraga itu riang sekali, didampingi oleh masing-masing guru pembimbing.

Anak-anak itu tak lupa pula mengenakan masker, berlari-larian kegirangan. Ada yang usil dengan temanya, bermain permainan tradisonal, bahkan ada yang saking kejar-kejaran tanpa menghiraukan gurunya.

"Sini-sini nak, begini nak tetap hati-hati ya," ucap satu di antara pendamping.

Anak-anak tersebut adalah murid TK Tamasha Valaq yang sedang belajar dengan alam dan mengenal permainan tradisional.

Kepala Sekolah TK Tamasha Valaq Diah menyebut, hari ini sekolah memang sengaja mengajak anak-anak untuk bermain dengan alam, mengenalkan beberapa tempat di Kota Pangkalpinang hingga bermain permainan tradisional.

"Kami ingin mengenalkan tempat-tempat di Kota Pangkalpinang ini kepada anak-anak, kemudian mengenalkan permainan tradisonal jadi mereka tahu tidak hanya tahu dengan gadget yang saat ini menghiasi dunia mereka. Makanya sejak dini kami ajarkan ini loh permainan tradisional yang harus tetap mereka ketahui," ungkap Diah kepada Bangkapos.com, Selasa (28/9/2021).

Bahkan sebelumnya, anak-anak juga sudah belajar mengenal binatang di Mini Zoo rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang program dari Kelompok Kerja Kepala Paud (K3P) Kota Pangkalpinang beberapa waktu lalu.

"Yang pertama kita memang ingin anak-anak ini bisa mengenal budaya lokalnya jangan sampai tertinggal oleh tekhnologi memang sudah tugas kita melestarikannya," sebutnya.

Adapun permainan tradisonal yang dimainkan, ada Caklingking, Bilon, main Karet, dan Setlah atau Kelereng.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved