Breaking News:

G30S PKI

Tentara Suruh Warga Gali Lubang 1,7 Meter Sebelum Perdana Menteri Amir Syarifuddin Dieksekusi Mati

Dia dianggap terlibat dalam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun pada 1948.

Editor: Alza Munzi
wikipedia
Peristiwa pembersihan anggota dan simpatisan PKI selepas peristiwa G30S/PKI pada 1965 

BANGKAPOS.COM - Mantan Perdana Menteri Indonesia Amir Syarifuddin dijatuhi hukuman mati.

Dia dianggap terlibat dalam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun pada 1948.

Amir dan Musso untuk menggulingkan pemerintahan Republik Indonesia.

Awalnya kabinet Amir Syarifuddin lengser pada 1948.

Penyebabnya, kabinet Amir tidak lagi mendapat dukungan setelah kesepakatan Perjanjian Renville.

Amir menilai Belanda adalah pihak yang diuntungkan, sedangkan Indonesia pihak yang dirugikan.

Hanya saja langkah yang dilakukan Amir membuat Pemerintah Indonesia bersikap.

Amir dan Musso ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

Tentara memerintahkan warga untuk menggali lubang, tempat Amir dimakamkan.

Baca juga: Bikin Hotman Paris Tercengang, Marlina Octoria Beberkan Durasi Hubungan Suami Istri dengan Suaminya

Di dalam sejarah, setelah mundurnya Amir dari kabinet, Presisen Soekarno lalu menunjuk Muhammad Hatta sebagai perdana menteri dan membentuk kabinet baru.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved