Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ternyata ini Penyebab BBM Sering Langka di SPBU Meski Program Fuel Card di Babel Masih Berjalan

Doni Golput mengakui, setiap kebijakan seperti penggunaan Fuel Card tentunya tak memiliki kesempurnaan, masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaanya.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Pasca penangkapan Lina (45), pengerit dan penimbun BBM jenis solar, oleh Subdit IV Tipiter Polda Babel, aktivitas di SPBU 24.331.116, Bacang, Kecamatan Bukit, Kota Pangkalpinang, tampak lengang, Jumat (2/4/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sejak Desember 2019 lalu, Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan lauching kartu kendali, Fuel Card di SPBU Pangkalbalam, Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.

Kartu itu, sebagai upaya pemerintah mengendalikan pendistribusian penjualan pembelian BBM jenis solar.

Kabag SDA BUMD dan Penyertaan Modal, Biro Perekonomian dan Administrasi Pembanguanan Setda Pemprov Babel, Doni Golput, mengatakan, pelaksanaan Fuel Card sampai saat ini masih berjalan. Secara keseluruhan sekitar 12.000 pengguna Fuel Card di Babel.

"Kalau dilihat Fuel Card secara umum sangat bagus berjalan, karena telah menjadi percontohan dibeberapa provinsi di Indonesia, seperti Kalimatan, Jawa Timur dan di Sumatera seperti Riau. Mereka berkomunikasi dengan kita terkait kartu Fuel Card di Babel," jelas Doni kepada Bangkapos.com, Selasa (28/9/2021) di tempat kerjanya.

Doni mengakui, setiap kebijakan seperti penggunaan Fuel Card tentunya tidak memiliki kesempurnaan, masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaanya.

Baca juga: Bikin Hotman Paris Tercengang, Marlina Octoria Beberkan Durasi Hubungan Suami Istri dengan Suaminya

"Cuman di setiap kebijakan, atau sistem ada cela yang dimainkan memang oleh oknum, tetapi kita telah sepakat, bersama pertamina dan ombudsman. Memperbaiki celahnya, kelemahannya karena masih menggunakan edisi atau alat mesin membaca kartu yang gesek. Karena alat ini suka eror, sinyal kurang, banyak kelemahan," ujarnya.

Doni, mengatakan kedepan untuk meningkatkan pelayanan Fuel Card, pemprov mengusulkan aplikasi di handphone yang dapat ditempelkan untuk membaca penggunaan kartu Fuel Card.

"Apabila menggunakan itu dapat mengurangi kecurangan bisa dikurangkan, dengan terbaca secara real time kami bisa membuka komputer melihatnya secara realtime dari kartu yang digunakan untuk membeli berapa liter," katanya.

Kabag SDA BUMD dan Penyertaan Modal, Biro Perekonomian dan Administrasi Pembanguanan Setda Pemprov Babel, Doni Golput.
Kabag SDA BUMD dan Penyertaan Modal, Biro Perekonomian dan Administrasi Pembanguanan Setda Pemprov Babel, Doni Golput. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Lebih jauh, Doni Golput, mengatakan untuk kouta jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) atau solar di Babel berjumlah 174.336 Kiloliter per tahun. Jumlah tersebut dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan solar di Babel.

"Sebenarnya masih efektif, soal kemarin terjadi kelangkaan soral itu, karena faktor droping solar ke SPBU di karenakan loading pengangkutan solar dari wilayah Sumatera ke kita. Sehingga terhambat, karena gelombang besar, faktor alam. Sehingga ketersedian di Pangkalbalam dan Belitung menipis dan dibagi tidak merata ke SPBU, biasanya 8 ton menjadi 5 ton, bisa 16 ton hanya 4 ton," terangnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved