Breaking News:

Ini Deretan Tips Menjaga Pola Hidup yang menyehatkan Jantung dari Dokter Primaya Hospital

Jantung coroner atau penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di dunia sehingga masyarakat perlu peduli dengan kesehatan jantung.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
tangkapan layar bangkapos.com
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Parah Primaya Hospital, dr Fachmi Ahmad M. Sp.JP dan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Primaya Hospital, dr Bambang Budiono, Sp.JP, FIHA. FAPSIC, FSCAI saat webinar tentang kesehatan jantung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia atau World Heart Day.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Primaya Hospital, dr Fachmi Ahmad M. Sp.JP mengingatkan agar menerapkan pola hidup sehat supaya dijauhi dari resiko penyakit jantung.

"Tanpa disadari, pola hidup yang telah dijalankan selama ini berpotensi menimbulkan penyakit jantung jika tidak dijalankan dengan tepat. Masyarakat perlu memahami pola hidup seperti apa yang harus dilakukan agar jantung selalu dalam kondisi sehat," ujar dr Fachmi saat menyampaikan materi Lifestyle yang Tidak Tepat: Berpotensi Penyakit Jantung secara daring kepada awak media, Rabu (29/9/2021).

Dia menyebutkan, jantung coroner atau penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di dunia sehingga masyarakat perlu peduli dengan kesehatan jantung.

Dia membeberkan pola hidup yang berpotensi menimbulkan penyakit jantung, di antaranya:
1. Kurang beraktivitas fisik, terutama olahraga.
2. Makan makanan tidak sehat.
3. Merokok.
4. Terlalu banyak minum alkohol.
5. Kurang beristirahat.

"Makanan dan minuman yang berpotensi menimbulkan penyakit jantung adalah makanan dan minuman yang banyak mengandung gula, garam, lemak, dan karbohidrat olahan yang tidak baik bagi jantung."

"Bila terlalu banyak, bahan pangan tersebut bisa mengganggu kerja jantung dan pembuluh darah. Makanan yang diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak dan makanan cepat saji juga meningkatkan risiko penyakit jantung," jelasnya.

Demi menjaga jantung sehat, konsumsi makanan sebanyak tiga kali sehari dan dapat diselingi kudapan pada pagi menjelang siang serta sore hari.

Kuncinya adalah menerapkan pola makan gizi seimbang.

"Selain pola makan, pola tidur juga berpengaruh terhadap kesehatan jantung. Masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit jantung misalnya dengan tidak merokok, memilih makanan bernutrisi dan rendah kalori, rajin berolahraga, tidur setidaknya tujuh jam sehari, dan mengelola stres dengan baik," sarannya.

Kenali Nyeri Dada Karena Penyakit Jantung

Sementara Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Primaya Hospital, dr Bambang Budiono, Sp.JP, FIHA. FAPSIC, FSCAI menjelaskan tentang bedanya nyeri dada karena penyakit jantung, asam lambung dan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved