Breaking News:

VIDEO Anak-Anak dan Seorang Guru Bertaruh Nyawa Pergi ke Sekolah Seberangi Sungai

Video sejumlah anak dan guru bertaruh nyawa pergi ke sekolah. Hal itu lantaran mereka menyebrangi sungai menggunakan rakit agar bisa menuntut ilmu

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Teddy Malaka

BANGKAPOS.COM - Inilah perjuangan anak-anak dan seorang guru di desa Belawae Kabupaten Sidrap untuk bisa bersekolah.

Pasca ambruknya jembatan penghubung antara Desa Belawae Timur dan Desa Belawae Barat, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten (Sidrap), Sulawesi Selatan yang diterjang banjir setahun lalu membuat sejumlah guru dan murid di (SDN) 2 Belawae Kabupaten Sidrap, harus menantang maut untuk pulang dan pergi ke sekolah menggunakan rakit.

Mereka rela menerjang kuatnya arus sungai yang dalam agar bisa menuntut ilmu.

Melansir Kompas.com, momen seorang guru honorer SDN 2 Belawae Sidrap, Hasmi, dan sejumlah muridnya menyeberangi sungai dengan rakit jadi sorotan.

Baca juga: Tak Perlu Lagi PCR, Aturan Naik Pesawat Semua Maskapai Asal Penuhi Persyaratan Ini

Baca juga: Bikin Kaya Mendadak, Uang Kertas Rp500 Gambar Orang Utan Ini Dijual Sampai Rp99 Juta

Baca juga: Bikin Hotman Paris Tercengang, Marlina Octoria Beberkan Durasi Hubungan Suami Istri dengan Suaminya

Untuk menjaga keselamatan para siswa, Hasmi memandu dan mendampingi sejumlah murid menggunakan rakit.

Menurut Hasmi, 40 persen siswa SDN 2 Belawae, Kabupaten Sidrap tinggal di Belawae Barat.

Hal itu membuat para siswanya harus menempuh jalur darat yang lumayan jauh juga menyebrangi sungai menggunakan rakit.

Hasmi pun mengaku prihatin melihat perjuangan para muridnya tersebut.

Setiap pagi dilihatnya para muridnya tersebut meskipun hujan dan banjir tetap rela mengantri agar bisa bergiliran menggunakan rakit untuk sampai ke sekolah.

Belum lagi jika hujan deras yang menyebabkan air sungai tinggi membuat Hasmi dan murid-muridnya tidak bisa menyebrang.

Menurut warga pembangunan yang dilakukan Bupati Sidrap, Dollah Mando, sebagian besar hanya sekitar pusat kabupaten. Pembangunan di desa kurang diperdulikan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan merencanakan pembangunan jembatan Desa Belawae.

Pemerintah telah memprogramkan membangun kembali jembatan gantung di lokasi tersebut.

Menurut Sudirman, Pemkab Sidrap juga sedang berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang untuk melihat kemungkinan adanya dukungan pendanaan untuk pembangunan jembatan gantung di Desa Belawae, Kabupaten Sidrap. (Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved