Breaking News:

G30S PKI

CIA Bongkar Masa Mencekam Usai G30S/PKI, Tentara Bunuh 500 Ribu Pengikut dan Penjarakan 1 Juta Orang

Pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965 silam, masih menghiasai sejarah Indonesia.

Editor: Alza Munzi
Istimewa via Tribun Jabar
Mao Zedong (paling kanan) bersama Ketum PKI DN Aidit 

BANGKAPOS.COM - Pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965 silam, masih menghiasai sejarah Indonesia.

Meski sudah 56 tahun berlalu, ada saja cerita sejarah yang tercecer.

Aktivitas mirip militer pada 30 September 1965 atau dikenal G30S/PKI, menjadi kisah kelam bangsa Indonesia.

Sebanyak tujuh perwira TNI dibunuh karena dituduh akan menggulingkan Presiden Soekarno oleh Dewan Jenderal.

Para perwira yang dibunuh, dimasukkan dalam satu sumur di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Cerita sejarah ini juga terungkap di dokumen badan intelijen Amerika Serikat (CIA).

Setelah G30S, dilakukan pemusnahan dan penangkapan massal terhadap pengurus serta simpatisan PKI.

Baca juga: Pertamina Lakukan Penyesuaian, Ini Harga BBM Non Subsidi Terbaru, Pertalite, Pertamax hingga Dexlite

Panglima AD Ahmad Yani, menjadi korban kekejaman PKI.

Mayjen Soeharto sebagai Pangkostrad secara otomatis bisa menggantikan posisi Jenderal Ahmad Yani.

Saat itu dia segera melakukan inisiatif untuk melumpuhkan aksi G30S.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved