Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kasus Covid-19 Melandai, RSUP Babel Hanya Rawat 10 Pasien Bergejala Berat

Plt Direktur RSUP Ir Soekarno Bangka Belitung, dr Bahrun Siregar mengatakan terjadi juga penurunan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Tribunbanyumas.com/Permata Putra Sejati
Ilustrasi pasien Covid-19. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka Belitung mulai melandai.

Pasalnya, diketahui lima hari terakhir ini kasus Positif Covid-19 tidak lebih dari 50 kasus, sementara untuk kemarin, Rabu (29/9/2021) bertambah 59 kasus baru, 90 sembuh dan 2 meninggal dunia.

Plt Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung, dr Bahrun Siregar mengatakan terjadi juga penurunan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat.

Hingga data hari ini, Kamis (30/9/2021), rumah sakit darurat Covid-19 itu hanya merawat 10 orang di ruang ISO ber gejala berat.

"Sekarang sudah banyak penurunan, untuk ISO 1 yang ber gejala sedang itu kosong, dan yang ber gejala berat 10 orang, bahkan angka kematian untuk beberapa waktu terakhir ini tidak ada," ujar dr Bahrun, Kamis (30/9/2021).

Dari 10 orang pasien komobid hipertensi dan usia rentang 40 tahun dengan jenis kelamin perempuan dan pria.

Dikarenakan jumlah rawat pasien menurun maka kebutuhan oksigen di rumah sakit juga menurun, yang dulu bisa capai 240 tabung per hari, kini hanya 100 tabung per hari.

Baca juga: Tak Perlu Lagi PCR, Aturan Naik Pesawat Semua Maskapai Asal Penuhi Persyaratan Ini

Baca juga: Pertamina Lakukan Penyesuaian, Ini Harga BBM Non Subsidi Terbaru, Pertalite, Pertamax hingga Dexlite

Baca juga: Catat! Mulai Oktober Masyarakat Bangka Belitung Bebas Denda Pajak Kendaraan

"Penggunaan oksigen juga turun, kisaran 90-100 tabung saja saat ini. Treatmen yang diberikan, ada beberapa yang menggunakan ventilator itu ada 2 orang, yang lain alat bantu oksigen," katanya.

Menurutnya, penurunan pasien rawat inap ini dikarenakan sudah banyak orang yang vaksinasi dan ada pembatasan kegiataan beberapa waktu lalu.

"Kita tetap harus menjaga protokol kesehatan paling penting, walau sudah vaksinasi. Yang belum untuk segera vaksinasi, kita sama-samalah melawan Covid-19 ini," katanya.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved