Breaking News:

Berita Bangka Trngah

Tata Arsip Lebih Baik, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bateng Terima Pembinaan Kearsipan  

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah (Bateng) melaksanakan pembinaan kearsiapan. Pelaksanaan pembinaan kearsipan ini berlaku untuk seluruh o

Penulis: Sela Agustika | Editor: Fery Laskari
istimewa
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah (Bateng) saat melakukan pembinaan arsip ke organisasi masyarakat. (Istimewa/Dinas Kearsipan) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah (Bateng) melaksanakan pembinaan kearsiapan. Pelaksanaan pembinaan kearsipan ini berlaku untuk seluruh organisasi masyrakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bangka Tengah Irwandi mengatakan, pembinaan kearsipan ini merupakan program baru yang dilaksankan Dinas Kearsipaan Bangka Tengah dengan tujuan agar penataan arsip lebih baik sesuai dengan prinsip, kaidah dan standar kearsipan.

"Program pembinaan kearsiapan ini perdana dilakukan, dimana sebelumnya kita hanya menyasar organisasi pernagkat daerah (OPD) dan sekolah, tetapi sekrang kita juga sudah terjun langsung ke organisasi masyarakat, partai politik, bank, dan hotel-hotel. Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi kearsipan yang telah dilakukan sebelumnya," kata Irwandi kepada Bangkapos.com Kamis, (30/9/2021).

Ia mengungkapkan, kegiatan pembianaan kearsipan ini juga menjadi tugas pokok dan fungsi dinas kearsipan dalam melakukan penaataan kearsipan.

"Secara tugas pokok dan fungsi kita (Dinas Kearsipan- red) memang melakukan penaataan kearsipan, yang mana pembinaan kearsipan ini bisa kita lakukan untuk semua organisasi masyarakat yang ingin belajar menata arsip tanpa dipungug biaya apapun dan kami siap datang langsung ke lokasi," kata Irwandi.

Irwandi menuturkan, dalam penataan kearsipan  sarana prasana pendukung seperti ruang penyimnan arsip, boks arsip, lemari arsip, map gantung, dan formil menjadi hal penting yang harus disiapkan.

"Memang yang menjadi kendala saat ini yakni ketersedian sarana dan prasarana yang masih kurang, karena untuk penataan arsip ini harus didukung dengam sarana dan prasana yang lengkap, baik itu boks arsip dan lainnya," ujarnya.

Ia menilai, saat ini masih ada rekan-rekan yang belum paham tata cara pengelolaan kearsipan yang sesuai dengan prinsip, kaidah dan peraturan yang ada.

"Memang ada beberapa rekan yang belum paham tata cara pengolahan arsip ini sehingga ini sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan pembinaan secara langsung. Jadi kami turun ke tempat-tempat mereka untuk melihat kondisi arsip mereka dan melakukan pembinaan. Dan kita juga menyediakan boks arsip kepada mereka yang telah melakukan pembinaan sebagai bentuk motivasi," ujarnya.

Ia berharap melalui pembinaan kearsipan ini, semakin banyak organisasi masyarakat yang paham dan mengerti untuk mengelolah arsip dengan baik dan benar, sehingga bisa terjaga baik.

"Arsip ini akan menopang pencipta arsip itu sendiri, agar mudah mencari arsip.  pemberkasan arsip yang teratur akan memudahnkan pengelolah arsip. Tentunya kita berharap dengan pembinaan arsip ini semakin banyak orang atau lembaga yang mengerti akan pentingnya arsip tidak hanya sekedar menysusun arsip," katanya. ( Bangkapos.com/Adv/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved