Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

1,1 Juta Warga Bangka Belitung Harus Disuntik Vaksin Agar Terbentuk Herd Immunity

Bangka Belitung menargetkan vaksinasi Covid-19 terhadap 80% atau 1.137.824 jiwa dari total jumlah populasi penduduk.

Penulis: fitriadi | Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Warga Pulau Nangka Kabupaten Bangka Tengah saat disuntik vaksin Covid-19 pada vaksinasi massal yang digelar Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (30/9/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung menargetkan setidaknya 80% atau 1.137.824 jiwa dari total jumlah populasi penduduk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan vaksin Covid-19.

Upaya ini untuk melindungi atau memberikan kekebalan  terhadap virus corona yang hingga saat ini masih mewabah.

Program vaksinasi Covid-19 tidak hanya dilakukan di pusat-pusat kota atau kabupaten, tapi juga dilaksanakan di pedesaan.

Satgas berkolaborasi dengan sejumlah instansi termasuk kepolisian, TNI dan pemerintah daerah di Bangka Belitung saat ini fokus melaksanakan program vaksinasi massal Covid-19.

"Upaya ini untuk memberikan perlindungan sosial terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 sekaligus melakukan pemulihan ekonomi akibat pandemi panjang Covid-19," kata Andi Budi Prayitno, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung kepada Bangkapos.com, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: 7 Amalan Penghapus Dosa Zina agar Mendapat Ampunan Allah Ketika Terjerumus Maksiat

Baca juga: Ciri-Ciri Nomor KTP Bakal Dapat Uang Rp 1,2 Juta Dari Pemerintah, Ditransfer ke Rekening BRI dan BNI

Baca juga: Ini Harga Pertalite, Pertamax, dan Dexlite Terbaru yang Disesuaikan Pertamina di Seluruh Indonesia

Andi Budi Prayitno menjelaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya pemerintah untuk menangani Covid-19 secara berkelanjutan yakni Masyarakat Sehat, Ekonomi Kuat. Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit.

Ia menegaskan bahwa vaksin Covid-19 terbukti bermanfaat, aman, dan sehat karena sudah diuji secara klinis dan mendapatkan izin penggunaan dari lembaga resmi yaitu Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) RI.

Selain itu, vaksin Covid-19 sudah dinyatakan kehalalan dan kesuciannya berdasarkan fatwa dan sertifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Oleh karena itu masyarakat tak perlu ragu karena vaksin ini telah teruji keamanan, mutu, serta khasiat dan kehalalannya," kata Andi Budi Prayitno.

Hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah berlangsung sekitar 7 bulan.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved