Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Di Program Ngopi, Rio Sebut Fase Pertama Covid-19 Buat Semua Orang Panik, Kedua Mulai Terbiasa

Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady menyebut saat ini, pandemi Covid 19 telah memasuki fase ketiga.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Bintang tamu acara Ngopi (Ngobrol Bareng Politisi) yang di gagas Bangka Pos, di Excelso Cafe, di jalan A Yani, kota Pangkalpiang, Jumat (1/1/2021) sore. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady menyebut saat ini, pandemi Covid 19 telah memasuki fase ketiga.

Hal tersebut, disampaikan politisi PKS tersebut, saat menjadi bintang tamu acara Ngopi (Ngobrol Bareng Politisi) yang di gagas Bangka Pos, di Excelso Cafe, di Jalan A Yani, kota Pangkalpiang, Jumat (1/1/2021) sore tadi.

Selain Rio Setiady, acara tersebut juga dihadiri politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bangka Belitung dr Mika, Politisi Partai Demokrat Maryam, dan Dosen FSIP UBB Ranto.

"Covid sudah masuk fase ketiga, bagi kita. Pertama datangnya Covid kita semua panik, bahkan ketika ada satu orang pertama kali terindikasi terpapar Covid di Babel, semua jalan menuju rumah yang bersangkutan kita puter untuk menghindar saking ketakutannya," kata Rio.

Baca juga: Kriminolog Sebut ada Pembunuh Bayaran di Kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Subang, Polisi : Luar Biasa

Baca juga: 7 Amalan Penghapus Dosa Zina agar Mendapat Ampunan Allah Ketika Terjerumus Maksiat

Untuk itu menurutnya diperlukan adanya edukasi. Jika di fase pertama, sebagian masyarakat panik, namun tidak saat memasuki fase kedua. Dimana, masyarakat telah terbiasa dengan kondisi pandemi Covid 19.

"Maka edukasi edukasi itu sangat penting menuju fase kedua kita mulai terbiasa, dan ketika muncul vaksin ini jadi berubah, hampir semua orang terkat  terlibat dengan vaksin. Bahkan sampai hari didorong sampai harus 70 untuk memenuhi Herd Immunity," bebernya.

Saat ini, lanjut Rio Partai Politik (Parpol) pun dituntut mengedukasikan program pemerintah tersebut kepada masyarakat.

Baca juga: Tak Perlu Lagi PCR, Aturan Naik Pesawat Semua Maskapai Asal Penuhi Persyaratan Ini

Baca juga: Kasus Meninggal di Bangka Belitung Turun Drastis, Hari Ini Nol Kasus, Semoga Dapat Naik Level 2

Merespon hal tersebut, PKS membentuk tim reaksi cepat penanggulangan Covid 19, menyiapkan mobil ambulan yang dilengkapi sarana prasarana penunjang lainnya.

"Sekarang partai politik pun dituntut demikian. Kami merespon seruan pemerintah membentuk tim, ada ambulan satu, orang dengan baju hazmat. Dan kita berharap ini  bisa menjadi solusi jika tidak tertangani oleh pemerintah,"harapnya.

Rio pun bersyukur, decak di lauching awal Januari lalu, sudah ratusan pasien yang ditangani pihaknya bekerjasama dengan puskesmas setempat.

"Dan alhamdulilah sejak launcing awal Januari kemarin ratusan orang yang terbantu, bekerja sama dengan puskesmas setempat," ungkap Rio.

(Bangkapos.com/ Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved