Breaking News:

Isoter di Kabupaten Bangka Sepi Pasien, Sudah 2 Pekan Kasus Covid-19 Melandai

Dari pantauan pada Kamis (30/9/2021), memang tak ada satu pun pasien Covid-19 yang menjalani Isoter di Mess Melati ini.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo (CC) | Editor: M Ismunadi
bangkapos.com
Kondisi terkini Mess Anggrek, salah satu tempat isoter yang tampak sepi. (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Suprihatin (48) akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, wanita yang bertugas sebagai penjaga Mess Melati Sungailiat, Kabupaten Bangka ini, sudah dua minggu tak kedatangan pasien yang isolasi terpadu di tempat tersebut.

Padahal diakuinya, dalam dua bulan sebelumnya, pasien positif Covid-19 yang menjalani Isoter di sana sangatlah banyak bahkan hampir melebihi kapasitas. "Syukurlah sekarang sudah sepi, dulu yang terakhir Isoter tuh dari pegawai Dukcapil Bangka, Alhamdulillah sekarang semuanya sudah sembuh," kata Suprihatin.

Dari pantauan pada Kamis (30/9/2021), memang tak ada satu pun pasien Covid-19 yang menjalani Isoter di Mess Melati ini. Di mana beberapa pintu kamar dalam kondisi tertutup rapat.

Di bagian dalam kamar terlihat sejumlah tempat tidur lengkap dengan lemari dan perabotan masih rapi tertata. Bahkan, beberapa kasur nampak masih tertumpuk rapi karena tidak ada yang menggunakannya.

Baca juga: 1,1 Juta Warga Bangka Belitung Harus Disuntik Vaksin Agar Terbentuk Herd Immunity

Kondisi serupa juga terjadi di lokasi Isoter yang berada di Desa Kace Timur, Mendo Barat yakni di Hotel Aksi Natural Resort. Kades Kace Timur, Amirullah mengakui hampir tiga minggu terakhir lokasi Isoter tersebut sepi alias kosong.

"Dulu ya paling cuma satu dua orang yang Isoter ke sini, ya bagus lah kalau sekarang kosong penghuni, artinya yang positif juga enggak Ada," ungkap Amir.

Cek fasilitas

Bupati Bangka, Mulkan sempat meninjau fasilitas Isoter yang berada di Hotel Aksi Natural Resort, Desa Kace Timur, Mendo Barat, Rabu (29/9/2021). Hotel tersebut disiapkan oleh pemerintah desa setempat sebagai lokasi Isoter untuk masyarakat Kace Timur yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Mulkan, ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah dengan pihak swasta. "Penanganan Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita bersama supaya dapat ditangani secara baik," kata Mulkan.

Ia pun sangat mengapresiasi langkah Pemdes Kace Timur yang mampu berkolaborasi dengan pihak Hotel Aksi Natural Resort untuk menyediakan lokasi Isoter.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved