Kamis, 30 April 2026

Berita Pangkalpinang

Mau Belajar Main Skateboard? Yuk Pelajari Tipsnya Bareng Komunitas Tins Skateboard

Meluncur di atas papan skate dengan berbagai macam trik ternyata tak semudah yang kita bayangkan.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Para anggota komunitas Tins Skateboard saat berlatih di Skate Park Taman Dealova Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (2/10/2021) petang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Meluncur di atas papan skate dengan berbagai macam trik ternyata tak semudah yang kita bayangkan.

Bagaimana tidak? untuk dapat mahir bermain skateboard tentunya ada tips yang harus diketahui.

Demikian yang diungkapkan Katana Nusa Dwi Purnama Ketua Komunitas Tins Skateboard, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung kepada Bangkapos.com, Sabtu (2/10/2021) sore di Skate Park Taman Dealova Pangkalpinang.

Menurutnya ada beberapa teknik dasar bagi pemula untuk dapat bermain skateboard. Akan tetapi sebelum belajar teknik dasar alangkah baiknya memiliki papan skate terlebih dahulu.

“Ada delapan jenis papan skate, tergantung kita mau pilih yang mana. Kemudian jangan lupa memakai sepatu dan perlengkapan keamanan seperti helm sampai bantalan lutut dan siku,” jelas Katana.

Badro sapaan akrab Katana menjelaskan, setelah semua perlengkapan sudah ada pemula dapat mencoba berlatih berdiri di atas papan dengan benar.

Baca juga: Nelayan Sungsang Belum Ditemukan, Polair Polres Bangka Barat Koordinasi dengan Basarnas Palembang

Baca juga: Kampoeng Tige Oerang di Tuatunu Pangkalpinang Jadi Destinasi Wisata, Kaya Akan Sejarah dan Budaya

Di mana posisi kaki kiri berada di bagian depan dan kaki kanan dibagian belakang untuk melatih keseimbangan.

Kemudian cobalah mendorong papan skate dengan kaki kanan, sedangkan kaki kiri berada di atas papan.

Jika papan sudah meluncur, untuk berbelok tekuk pergelangan kaki dan pindahkan berat tubuh ke depan untuk belok ke kanan dan putar pergelangan kaki untuk belok ke kiri.

Bila kecepatan dirasa sudah cukup, kaki yang untuk mendorong segera dinaikkan di papan skate.

“Jika kesulitan menyeimbangkan papan pindahkan berat badan ke arah yang berlawanan, yang terpenting adalah kaki terpancang ke papan sehingga bagian ujung yang berbelok. Sedangkan untuk berhenti cukup turunkan satu kaki,” saran Badro.

Diakui Badro, semua pemain skateboard sering jatuh. Maka dari itu untuk awal belajar harus memakai perlengkapan keselamatan guna menghindari memar hingga cedera yang lebih serius.

Memang risiko bermain skateboard rentan cedera pada pergelangan kaki dan tangan.

“Maka dari itu untuk jatuh juga ada tipsnya, harus berguling setiap terjatuh. Jangan tangan dulu. Jadi badan duluan yang jatuh, kemudian langsung guling, enggak boleh ditahan nanti beresiko fatal. Jika papan meluncur deras dan tidak bisa dikontrol lebih baik melompat dan mendarat dengan dua kaki,” bebernya.

Para anggota komunitas Tins Skateboard saat berlatih di Skate Park Taman Dealova Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (2/10/2021) petang.
Para anggota komunitas Tins Skateboard saat berlatih di Skate Park Taman Dealova Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (2/10/2021) petang. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Teknik Dasar Skateboard

Sementara itu, menurut Anggota Tins Skateboard Apri (25), ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai bagi para pemain skateboard, pertama yakni olie.

Olie sendiri merupakan gerakan mengangkat papan skate dengan menghentakkan salah satu kaki ke ujung papan hingga papan terangkat dan diikuti oleh kaki lain sehingga tercipta suatu lompatan setinggi-tingginya.

“Ollie merupakan trik paling sederhana yang wajib dikuasai oleh para skaters. Tanpa menguasai olie kita tidak bisa melakukan trik lain seperti kickflip, heelflip, dan pop-shove,” ujarnya.

Baca juga: Batal Ceramah Ustadz Solmed Akan Dituntut Secara Hukum, Ancam Balik Singgung Pembelian 25 Slop Rokok

Setelah itu adalah kickflip yang merupakan trik lanjutan dari Ollie. Trik ini dimulai dengan lompatan skater menggunakan trik Ollie.

Lalu dilanjutkan dengan menendang papan skate ketika berada di udara hingga 360 derajat, dan kembali lagi ke daratan dengan posisi awal.

“Saat melakukan trik ini harus melakukan olie terlebih dahulu. Kemudian gunakan kaki depan untuk menendang bagian depan papan skate saat di udara. Memang susah, kalau terus latihan pasti bisa,” urai Apri.

Sambung Apri, teknik ketiga adalah heelflip. Teknik yang satu ini hampir sama dengan teknik kickflip. Namun bedanya adalah putaran papan skate menggunakan tumit, bukan kaki. Hal tersebut akan berakibat pada putaran papan yang berputar terbalik.

Kemudian, teknik indy grab. Trik ini dimana skater memegang papan skate di sisi samping bagian tengah papan, tepat di antara kedua kakinya.

“Trik ini dilakukan ketika kita telah melakukan Ollie, sehingga kita akan terlihat melayang dengan papan skate masih menempel di kaki,” ujar Apri.

Setelah itu, airwalk grab. Trik ini para skater meraih ujung depan papan ketika di udara diikuti dengan tendangan untuk mengangkat ujung depan papan.

“Tujuan utama dari trik ini adalah berhenti dengan sempurna menggunakan kedua kaki dengan papan dalam genggaman tangan,” timpalnya.

Para anggota komunitas Tins Skateboard saat berlatih di Skate Park Taman Dealova Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (2/10/2021) petang.
Para anggota komunitas Tins Skateboard saat berlatih di Skate Park Taman Dealova Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (2/10/2021) petang. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Manfaat Bermain Skateboard

Apri menyebut, sudah satu tahun terakhir dirinya bermain skateboard. Menurutnya dengan bermain skateboard banyak sekali manfaatnya seperti menghilangkan stres.

Selain itu juga dapat meningkatkan kebugaran, sebab bermain skate sangat dituntut untuk menyeimbangkan tubuh dengan menggerakkan semua otot kaki dan lengan.

“Bermain skateboard juga dapat melatih kesabaran. Karena belajar skateboard membutuhkan ketekunan untuk berlatih seperti ollies atau kickflip membutuhkan kesabaran untuk menguasainya,” sebut Apri.

Selain itu, lanjut dia, bermain skateboard juga melatih kemampuan bersosialisasi. Lantaran ketika berlatih di skatepark pasti anak akan bertemu anak-anak yang lainnya yang tentunya mendorong untuk bersosialisasi dengan lingkungannya dan mendapatkan teman baru.

“Sejak komunitas Tins Skateboard berdiri tahun 2008 sekarang sudah sekitar 50 orang yang bergabung dengan Tins Skateboard,” kata Apri. 

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved