Breaking News:

Rodrigo Duterte Mundur dari Dunia Politik, Kini Buka Jalan bagi Putrinya Maju Pilpres Filipina

Duterte mengumumkan pengunduran dirinya secara mengejutkan dari pemilihan setelah menemani mantan ajudan lamanya, Senator Bong Go, yang mendaftarkan..

AFP
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. 

BANGKAPOS.COM -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte dikabarkan mundur dari dunia politik.

Adapun kabar mundurnya Duterte dari dunia politik setelah diumumkan pada hari Sabtu (2/10/2021).

Mundurnya Duterte, dari dunia politik, secara otomatis, ia juga membatalkan rencana untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden dalam pemilihan tahun depan, PBS melaporkan.

Pengunduran dirinya itu membuka jalan bagi putrinya, Sara Duterte, untuk menjadi penerusnya sebagai presiden.

Duterte menyebut, banyak pihak yang menyuarakan penolakan mereka terhadap pencalonannya sebagai wakil presiden.

Baca juga: Jasad Tuti dan Amalia Diangkat Setelah 45 Hari Dikubur, Polisi Temui Sosok Ini Sebelum Bongkar Makam

Baca juga: Inilah Rincian Postur APBN Tahun 2022 yang Baru Saja Disahkan, Apakah Gaji PNS Naik Tahun Depan?

Baca juga: Heboh, Uang Koin Rp 500 Gambar Melati Dibeli Rp 400 Juta, Pria Ini Malah Berani Beli Harga Segini

"Sentimen yang luar biasa dari orang Filipina adalah bahwa saya tidak memenuhi syarat, dan itu akan menjadi pelanggaran konstitusi," kata Duterte.

"Saya akan mengikuti apa yang Anda inginkan, dan hari ini saya mengumumkan pengunduran diri saya dari politik."

Duterte mengumumkan pengunduran dirinya secara mengejutkan dari pemilihan setelah menemani mantan ajudan lamanya, Senator Bong Go, yang mendaftarkan pencalonan sebagai wakil presidennya (bukan sebagai presiden seperti yang diberitakan sebelumnya), di bawah partai yang berkuasa di pusat Komisi Pemilihan.

Pemimpin berusia 76 tahun itu, yang dikenal karena tindakan keras anti-narkobanya, sebelumnya telah menerima pencalonan sebagai wakil presiden untuk pemilihan 9 Mei mendatang.

Namun, keputusan itu membuat banyak lawannya marah.

Mereka menyebutnya sebagai bencana hak asasi manusia di benteng demokrasi Asia.

Presiden Filipina dibatasi oleh konstitusi untuk satu kali masa jabatan enam tahun.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte.
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (AFP)

Penentangnya mempertanyakan legalitas pencalonan wakil presiden Duterte yang diumumkan di hadapan Mahkamah Agung.

Baca juga: 5 Doa Minta Jodoh dan 6 Amalan Agar Segera Memperoleh Jodoh yang Diberkahi Allah SWT

Baca juga: Ingat, WhatsApp Akan Berhenti Support Model Smartphone ini per 1 November, Ada iPhone Hingga Samsung

Detik-detik Jasad Tuti dan Amalia Diautopsi, Diangkat dari Kubur, Polisi Coba Ungkap Kasus Subang

Baca juga: Ketika Istri Novel Baswedan Bangga Suaminya Dipecat KPK: Bukan Karena Langgar Kode Etik!

Duterte adalah presiden pertama mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden setelah jabatannya berakhir.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved