Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kerja Keras dan Rajin Salat Tahajud Kuncinya, Simak Kisah Refa Siswi SMPN 2 Pangkalpinang

Siswi yang saat ini duduk dibangku kelas 3 SMP itu, hari ini, Senin (4/9/2021) dilepas oleh Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil di Rumah Dinas Wali K

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Refa Nurtantiawati (14) siswi SMPN 2 Kota Pangkalpinang ini mewakili Indonenesia di Olimpiade Sains Junior Internasional (International Junior Science Olympiad) bersama ibu, ayah, dan kedua adiknya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Siswi yang saat ini duduk dibangku kelas 3 SMP itu, hari ini, Senin (4/9/2021) dilepas oleh Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang di jalan Merdeka untuk mengikuti training center (TC) di Kota Bandung.

Dia adalah Refa Nurtantiawati (14) Siswi SMPN 2 Pangkalpinang. Refa mewakili Indonenesia di Olimpiade Sains Junior Internasional (International Junior Science Olympiad). Sebelumnya Refa berhasil mendapatkan perunggu atau juara ketiga ditingkat Nasional.

Mulanya ia telah lolos beberapa tahap dan menjuarai lomba, pertama seleksi sekolah untuk ikut olimpiade sains, kemudian tingkat Kota dan Kabupaten, masuk tahap Provinsi ia kembali menjuarai perwakilan Bangka Belitung.

Kamudian ia berhasil meraih juara ketiga dengan meraih mendali perunggu dari seluruh perwakilan pelajar di Indonesia.

Ada enam orang pemenang seluruh Indonesia yang akan ikut ketahap selanjutnya di Olimpiade Sains Junior Internasional di Uni Emirat Arab.

Lantaran masih pandemi covid-19 perlombaan terpaksa dilaksanakan secara virtual 12 Desember nanti.

Kata Refa, selama ini yang ia lakukan sama saja seperti pelajar pada umumnya yang mana memang tugasnya untuk terus belajar.

Diakuinya, memang sejak SD ia sudah menyukai pelajaran IPA Sains seperti Fisika, Biologi, dan Kimia.

Tak hanya itu, ia juga kerap belajar mandiri dari internet atau kanal youtube yang menyediakan konten pembelajaran.

Apalagi selama pandemi covid-19 sedikit membatasinya untuk berinteraksi langsung dengan guru pembimbingnya. Komunikasi danntanya jawab terpaksa melalui daring yakni pesan whastapp.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved