Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bangka Belitung Bidik Pembangunan Agropolitan Pada Plafon Anggaran Sementara 2022

APBD 2022 Bangka Belitung, satu diantaranya memprioritaskan agropolitan dalam belanja daerah padab kebijakan umum.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 Bangka Belitung, satu diantaranya memprioritaskan agropolitan dalam belanja daerah padab kebijakan umum.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi saat rapat yang dihadiri anggota Banggar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (5/10/2021).

"Dalam penyusunan plafon anggaran, kita memberi plafon-plafon yang maksimal kepada setiap OPD. Mengingat yang dibangun pada tahun 2022 itu yang masuk skala prioritas. Di kebijakan umum, skala prioritas semisal agropolitan, kita ingin peningkatan pertanian, maritim dan pariwisata," jelas Herman.

Baca juga: Ketua DPRD Bangka Belitung Dukung Para Atlet yang Berlaga di PON XX Papua, Titip Pesan Ini

Baca juga: Positif Covid-19, Banyak Pelamar CPNS di Pangkalpinang Ikut Penjadwalan Ulang Tes SKD

Lebih lanjut, ia mengatakan belanja prioritas akan berhubungan dengan hajat hidup orang banyak.

"Misalnya agropolitan tadi, kegiatan di sektor pertanian dan perikanan. Misalnya di suatu tempat membutuhkan sesuatu, kita pelajari, tujuannya apa, jika itu memberikan dampak memberikan kepada masyarakat. Itu yang harus kita belanjakan lebih dulu," kata Herman.

Mantan Anggota DPRD Bangka ini menyebutkan untuk mencapai hal itu, maka pemerintah akan memberi anggaran yang cukup untuk mencapai harapan dan  memberikan pendapatan kepada masyarakat.

"Mereka akan mengusulkan kegiatan yang akan kita pelajari bersama dan sepakati bersama. Kita memberikan plafon anggaran sesuai dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan itu," kata Herman.

Baca juga: Polres Bangka Lakukan Penyekatan PPKM, Warga Harus Tunjukan Bukti Vaksin Covid-19  

Baca juga: Status PPKM Naik ke Level 3 Bikin Satgas Covid-19 Basel Bingung, Padahal Semua Indikator Turun

Politisi PDI Perjuangan ini membeberkan besaran untuk plafon anggaran sementara pada tahun 2022 nanti adalah sebesar Rp2,8 Triliunan atau dengan rincian Rp2.843.516.230.217.

Angka ini tentu berkurang hingga 8,53 persen bila dibandingkan dengan tahun 2021 yakni sebesar Rp3.108.627.167.834.

"Belanja kita di awal sebelum perubahan Rp2,8 Triliunan, sebelum perubahan. Kita berharap setelah perubahan nanti kita bisa mencapai angka tiga koma sekian," kata Herman.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved