Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dari Program Rehabilitasi Sosial, Skil dan Bakat WBP Lapas Narkotika Pangkalpinang Ditempa

Meningkatnya kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika, menjadi perhatian semua pihak. Tak terkecuali, jajaran Lapas Narkotika Pangkalpinang.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Ist/Lapas Narkotika Pangkalpinang
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Babel Agus Irianto, didampingi Kalapas Narkotika Sugeng Hardono menutup sekaligus memberikan penghargaan pada program rehabilitasi sosial, Senin (05/10/2021) di Lapas Narkotika Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Meningkatnya kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika, menjadi perhatian semua pihak. Tak terkecuali, jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

Melalui program rehabilitasi sosial, skil dan bakat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ditempa.

Program ini diharapkan, menjadi bekal para WBP saat kembali ke masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Permenkumham Nomor 12 Tahun 2017 agar para pecandu, penyalahgunaa dan korban penyalahgunaan narkotika mendapatkan layanan rehabilitasi narkotika pada UPT pemasyarakatan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Babel Agus Irianto, menutup kegiatan program rehabilitasi sosial tersebut, Senin (4/10/2021),

Kegiatan ini juga dihadiri, kabid rehabilitasi BNNP Babel Iin, beserta tim konselor dan assesor, Kasrem, perwakilan Direktur narkoba Polda Babel , BNN Kota Pangkalpinang, Kepala UPT Pemasyarakatan kota Pangkalpinang, dan Perwakilan Kakanim Pangkalpinang.

Baca juga: Namanya Sempat Disebut Kolektor Timah, Bong Ming Ming Sebut Ada Kesalahpahaman

Baca juga: Gubernur Babel Demosi Sejumlah Pejabat, Anggota Dewan: Carilah Pembantu Gubernur yang Mumpuni

Agus, mengapresiasi partisipasi  konselor adiksi serta pihak terkait yang ikuti menyukseskan terlaksananya program rehabilitasi sosial bagi warga binaan pemasyarakatan penyalahguna Narkotika di Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

"Tanpa bantuan dan kerjasama dari teman-teman semua yang terlibat dalam program rehabilitasi sosial ini tidak dapat terlaksana dengan baik dan mendapatkan hasil yang maksimal seperti saat ini juga kepala Kalapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang beserta Jajaran yang telah melaksanakan Kegiatan ini dengan baik dan lancar," kata Agus, Selasa (5/10/2021)

Kalapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang Sugeng Hardono, mengatakan paradigma global mengenai pecandu narkotika dalam perkembangannya bukanlah lagi diartikan sebagai pelaku kriminal, melainkan sebagai orang yang menderita penyakit kecanduan, sehingga perlu dilakukan rehabilitasi.

Baca juga: Jadi Kurir Narkoba,Terdakwa Kasus Sabu Ini Tak Minta Keringanan Hukum Saat Dituntut 13 Tahun Penjara

Melalui kegiatan program rehabilitasi inilah kita harapkan gangguan penyalahgunaan Napza harus dianggap sebagai masalah Kesehatan dari pada pelaku kriminal".

“Penting bahwasanya seorang penyalahguna harus diobati secara intens, mengobati disini dalam artian untuk memulihkan para penyalahguna zat dengan kedekatan sosial dan Kekeluargaan serta Interaksi sosial lainnya.

Program ditutup dengan pelepasan tanda peserta dan penyerahan piagam penghargaan kepada 3 (tiga) peserta rehabilitasi sosial terbaik, dilanjutkan yel-yel dan deklarasi pernyataan para peserta rehabilitasi sosial pada Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved