Breaking News:

Berita Bangka Barat

Dishub Babel Sosialiasi KIR dan Dimensi Kendaraan Angkutan, Tahun Depan Ada Penindakan

Dinas Perhubungan Bangka Belitung menghentikan sejumlah kendaraan angkutan seperti truk dan pikap di Simpang Ibul, Kecamatan Simpang Teritip.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Dishub Bangka Belitung melakukan inspeksi dan audit kendaraan di Simpang Ibul, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (05/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Perhubungan (Dishub) Bangka Belitung menghentikan sejumlah kendaraan angkutan seperti truk dan pikap di Simpang Ibul, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, Selasa (5/10/2021) pagi.

Setiap pengemudi diminta menunjukan dokumen kelaikan beroperasi kendaraan mereka yakni KIR.

Namun tidak ada penundakan dalam operasi tersebut. Kabid LLAJ Dishub Bangka Belitung, Erwanto mengungkapkan pihaknya hanya melakukan sosialisasi guna memberikan pemahaman hukum terhadap para pengendara.

"Jadi peringatan setahun kita sosialisasi, tahun depan ketemu lagi (pelanggaran) kita akan melakukan penindakan. Kalau tilang kepolisian prosesnya di pengadilan. Untuk KIR kewenangan Kabupaten Kota, kami kerja sama dengan Dishub, lalu bayar pajak kami libatkan Samsat," ujar Erwanto, di lokasi.

Sejumlah kendaraan khusunya roda empat yang melintas di Simpang Ibul, dihentikan para petugas guna dilakukan pengecekan seperti KIR dan ODOL (Over Dimension Overload).

Bahkan sekitar 10 kendaraan roda empat dan truk berjajar rapi di lajur arah menuju Muntok, usai dihentikan petugas sekaligus menunggu pemeriksaan KIR dan kendaraan yang overload secara bergantian.

"Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini sudah mulai berkurang, kalau pertama kali razia tahap pertama banyak sekali yang kita temukan. Sekarang mereka sudah lebih baik, kemarin kita di Sungailiat ada sosialisasi lalu ketemu kita razia di Bangka Tengah, ketemu lagi sudah ada yang mengembalikan baknya seperti semula," tuturnya.

Baca juga: Video Gisel Enjoy Goyang Bareng 2 Pria Ditonton 4,3 Juta Kali, Goyangan Wijin Disorot

Baca juga: Buruan, Bank BRI Bagi-bagi Pinjaman Rp 50 Juta Tanpa Jaminan, Bebas Biaya Administrasi

Baca juga: Inilah Momen Maria Vania Disentuh Tukul Arwana, Ekspresinya Bikin Gagal Fokus

Dalam kegiatan tersebut terdapat 18 kendaraan dengan 10 buku KIR mati, sedangkan delapan kendaraan lainnya tidak memiliki KIR.

Sementara itu Kasi Pemandu Moda, Pengembangan, dan Pengendalian Dishub Bangka Belitung, Masagus Imron untuk kendaraan yang overload pihaknya memberikan tanda dengan mengecat bak kendaraan dengan batas yang seharusnya.

"Kita pemeriksaan kendaraan seperti KIR, lalu overload. Kita berikan sosialisasi seperti pengecetan, kita memang belum melakukan penindakan kita masih melakukan sosialisasi. Karena dari pusat ini mewacanakan untuk razia dulu dari pada ODOL ini," kata Masagus.

Untuk kegiatan inspeksi dan audit kendaraan, Dishub Bangka Belitung tak hanya melakukan di Simpang Ibul namun juga di seluruh Kabupaten dan Kota Provinsi Bangka Belitung.

"Ini di seluruh Bangka Belitung, kita ingin masyarakat yang punya kendaraan sadar hukum, seperti SIM, bayar pajak, KIR dan tidak overload dan kita memberikan kesadaran bagi mereka. Kita sesuai dengan standar, kalau dia ketinggian kita kasih tanda dan ini kita lakukan sampai mereka sadar," ucapnya.

Walaupun saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi, namun kedepannya pihaknya tak segan melakukan penindakan kepada para pengendara.

"Kita tunggu instruksi dari pusat, kita himbau kalau ke depan ketemu lagi kita lakukan penindakan. Untuk penindakan akan kita potong kalau sudah alatnya, tapi kita juga harus siap dulu semuanya," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved