Breaking News:

Berita Kriminalitas

Jadi Kurir Narkoba,Terdakwa Kasus Sabu Ini Tak Minta Keringanan Hukum Saat Dituntut 13 Tahun Penjara

Tidak seperti terdakwa terdakwa lain,  yang kebanyakan meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Sidang beragenda pembacaan tuntutan terdakwa Tony, di ketuai Siti Hajar Siregar, Mulyadi Ariwibowo dan Sulistyanto Rokhmad Budiharto, dan Panitera Pengganti (PP) Fatma Wahyuna, di Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (5/10/2021) sore 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tidak seperti terdakwa terdakwa lain,  yang kebanyakan meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim.

Namun tidak dengan terdakwa, Tony Chaniago alias Tony, yang tampak pasrah.

Tak ada pembelaan  atau permintaan keringanan hukuman seperti terdakwa lainnya.

Selasa, (5/10/2021) sore, Tony dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 13 tahun pidana penjara.

Sidang beragenda pembacaan tuntutan terdakwa Tony, di ketuai Siti Hajar Siregar, Mulyadi Ariwibowo dan Sulistyanto Rokhmad Budiharto, dan Panitera Pengganti (PP) Fatma Wahyuna, di Pengadilan Negeri PHI/Tipikor  Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (5/10/2021) sore.

Baca juga: Video Gisel Enjoy Goyang Bareng 2 Pria Ditonton 4,3 Juta Kali, Goyangan Wijin Disorot

Baca juga: Di Perayaan HUT ke-76 TNI, Dandim 0413/Bangka Diprank Tiga Kapolres, Ini Harapan Mereka

Usai pembacaan tuntutan, ketua majelis hakim Siti Hajar Siregar, memberikan kesempatan kepada terdakwa mengutarakan pembelaan atau permintaan menanggapi jpu' title='tuntutan JPU'>tuntutan JPU tersebut.

"Saudara Tony, tadi sudah mendengar tuntutan penuntut umum? apakah ada pembelaan atau permintaan yang bisa disampaikan secara lisan atau tertulis," tanya Siti Hajar Siregar.

"Saya tidak punya pembelaan yang mulia," sahut Tony, seraya mengepalkan kedua tangannya keatas.

Dalam surat dakwaan JPU, terdakwa Tony Chaniago alias Tony, bersama saksi Heri Apriandi alias  Ngeng  (terpidana dalam perkara terpisah, pada Selasa 5 Januari Tahun 2021, ditangkap pihak kepolisian.

Keduanya melakukan didakwa terlibat pemufakatan jahat , tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan 1 jenis sabu sabu yang beratnya melebihi 5 gram.

Sebelumnya, Tony juga tercatat sebagai residivis kasus yang sama.

Di mana Selasa 5 Januari 2021 sekira pukul 13.00 WIB, Tony dihubungi temannya, Dio untuk mengambil paket sabu di suatu tempat.

Setelah itu Tony, menghubungi dan memberi kabar tersebut dan menyuruh Ngeng, menunggu di daerah Air Mangkok Pangkalpinang.

Ngeng, kemudian dihubungi seseorang dengan nomor tersembunyi/privat number untuk pergi ke jembatan Air Mawar.

Baca juga: Tak Terima Sepupunya Diapelin Larut Malam, Jordi Naik Pitam Tusuk Wajah Rio Pakai Sajam

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved