Breaking News:

Berita Bangka Barat

Namanya Sempat Disebut Kolektor Timah, Bong Ming Ming Sebut Ada Kesalahpahaman

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming menggelar konferensi pers di Taman Duku, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming (kanan) dan Niko (kiri), saat konferensi pers di Taman Duku, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (05/10/2021).   

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming menggelar konferensi pers di Taman Duku, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat terkait adanya kesalahpahaman antara kolektor timah dan warga yang berujung pemukulan, 

Hal ini dilakukan oleh orang nomor dua di Bangka Barat ini, usai namanya sempat disebut oleh kolektor timah Niko yang terlibat konflik dengan warga Juliawan Efendi terkait penjualan timah penambangan di Desa Bakit. 

Bong Ming Ming mengungkapkan perihal namanya yang dibawa-bawa, merupakan kesalahpahaman antara kedua belah pihak. 

"Kita sempat melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat, untuk membahas dan mendengarkan aspirasi masyarakat berkenaan pembahasan tentang Bakit dan Kelabat Dalam di forkopimda provinsi. Pada waktu itu kita sampaikan saya tidak janji namun apa-apa yang disampaikan tokoh-tokoh masyarakat tersebut, akan saya bawa aspirasinya ke pertemuan forkopimda provinsi," jelas Bong Ming Ming, Selasa (05/10/2021). 

Baca juga: Mau Tahu Harta Kekayaan Gubernur Bangka Belitung? Segini Besarnya, Pernah Dapat Penghargaan dari KPK

Baca juga: Gubernur Babel Demosi Sejumlah Pejabat, Anggota Dewan: Carilah Pembantu Gubernur yang Mumpuni

Bong Ming Ming mengatakan dalam pertemuan tersebut membahas status penambang, serta tidak adanya pemaksaan atau intervensi dalam memilih tempat untuk menjual timah dari para penambang. 

"Namun di lapangan ternyata ada kesalahpahaman dalam memahami hasil pertemuan itu, ada keikhlafan dari saudara kita Pak Niko. Jadi kemarin saya sudah panggil sudah diajak diskusi beliau pun minta maaf, atas kejadian tersebut saya pribadi ini bukan persoalan besar. Hal ini karena ini soal kesalahpahaman dan Niko juga masyarakat kita warga Bangka Barat, itu saya memahami dan kita memaafkan," ungkap Bong Ming Ming.

Pada konferensi pers ini juga Bong Ming Ming memastikan, kedua belah pihak sudah berdamai. 

Baca juga: Di Perayaan HUT ke-76 TNI, Dandim 0413/Bangka Diprank Tiga Kapolres, Ini Harapan Mereka

Sebelumnya diketahui Niko sempat dilaporkan Effendi ke Polsek Jebus, namun saat ini sudah dicabut laporan dengan dugaan pemukulan tersebut. 

"Insyaallah Pak Hendi sudah mencabut laporannya, artinya itu dikarenakan kesalahpahaman persoalan kecil yang tidak perlu dibesar-besarkan. Kita pengen Bangka Barat kedepan masyarakatnya aman, tentram bisa sejahtera dan bermartabat," katanya. 

Sementara itu Niko yang juga ikut dalam konferensi pers mengungkapkan, permintaan maaf atas kesalahpahaman terutama kepada Bong Ming Ming

"Karena emosi saja, kalau pertemuan kita kemarin ya itulah pak wabup hanya mendengarkan aspirasi kita. Pak wabup gak menyuruh, juga gak melarang harus jual sama saya enggak," ungkap Niko.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved