Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Atasi Keluhan PPDB, Pemprov Babel Bakal Bangun Lima SMA Tahun 2022 Nanti

Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi mengatakan ada terobosan luar biasa  dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Angga

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Saat Gubernur Kepulauab Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Ketua DPRD Babel Herman Suhadi melakukan  penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terhadap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 di Ruang Banggar DPRD Babel, Rabu (6/10/2021). (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi mengatakan ada terobosan luar biasa  dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.

Pasalnya, pemprov Bangka Belitung akan mulai berangsur membangun lima sekolah menengah atas (SMA) di beberapa wilayah meliputi di Sungailiat kabupaten Bangka, Kota Pangkalpinang, Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah, Jeriji Kabupaten Bangka Selatan dan Membalong Kabupaten Belitung.

"satu hal yang kami anggap adalah terobosan yang baik yaitu di bidang pendidikan, kita di KUA PPAS, ada lima sekolah menengah baru, yang akan kita bangun 2022, mungkin dari sekolah itu belum semua terbangun, tetapi kita sudah mulai DID dan penyelesaian lahan dari sekolah tersebut," ujar Herman Suhadi, Rabu (6/10/2021).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung Amri Cahyadi mengatakan hal ini sebagai solusi dari banyaknya keluhan yang diterima para wakil rakyat mengenai pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

"Pada dinas pendidikan, banyak anggota DPRD Babel mengeluhkan proses PPDB 2020 dan 2021 yang menggunakan sistem zonasi, tanda kutip dikeluhkan masyarakat yang tinggal jauh dari sekolah yang diidamkan, salah satu solusi kami mendorong untuk menambah sekolah baru," kata Amri.

Dia berharap itu dapat direalisasikan di awal tahun 2022 sehingga penerimaan siswa tahun 2022 sudah bisa dirasakan.

"Selain itu untuk SLB, kita memberikan perhatian, beberapa SLB perlu ditingkatkan pelayanan dan kualitas. Serta membangun di beberapa wilayah yang perlu seperti di Belinyu," katanya.

Sebelumnya juga, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bangka Belitung, Dede Purnama Alzulami sangat mendorong upaya pembangunan sekolah menengah atas baru ini

"Hasil evaluasi penerimaan baru, kita gencar ngomong tidak keadilan, Alhamdulilah sudah dievaluasi, di kota Pangkalpinang sendiri, eksekutif dan legislatif sepakat akan membangun sekolah menengah baru," kata Dede beberapa waktu lalu. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved