Breaking News:

Berita Sungailiat

BNNK Bangka Sambangi SMA Setia Budi, Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Para Murid

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bangka melakukan kegiatan sosialiasi bahaya narkoba di Yayasan Pendidikan Lembaga Nasional SMA Setia Budi.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: El Tjandring
bangkapos.com/deddy marjaya
BNNK Bangka sosialisasi narkoba di SMA Setia Budi Rabu (6/10/2021). 

BANNGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka melakukan kegiatan sosialiasi bahaya narkoba di Yayasan Pendidikan Lembaga Nasional SMA Setia Budi Rabu (6/10/2021).

Dua narasumber dari BNNK memberikan penjelasan dan penyuluhan terkait narkoba yakni Abdul Manan dan Ibu Eka Agustina

"BNNK Bangka mengisi materi penyuluhan tentang narkoba di YPLN SMA Setia Budi," kata M. Manfaluthfi Riyadi Humas BNNK Bangka.

Sementara Abdul Manan dalam materinya menjelaskan terkait narkoba kepada para siswa yang hadir agar faham dan mengerti jenis-jenis narkoba yang beredar di Indonesia dan diperjualbelikan. Serta bahaya yang ditimbulkan jika mennkonsimsinya.

Ditampilkan pula dalam materinya beberapa contoh narkotika yang kerap beredar di lingkungan pelajar mulai ekstasi, ganja, sabu, heroin dan lainnya.

"Jangan pernah mencoba barang haram tersebut bagaimanapun bujukannya sebab dampaknya sangat merusak baik jangka pendek maupun jangka panjang," Abdul Manan.

Narasumber lain yakni Eka Agustina selaku Kepala BNNK Bangka mengatakan dinamika kehidupan remaja yang berkaitan dengan narkotika sangat rentan dimasuki peredaran narkoba.

Saat ini remaja menjadi target utama peredaran narkoba karena mudah terpengaruh dan menjadi pasar utama. Ini terjadi karena banyak remaja menghadapi berbagai permasalahan.

Baca juga: Dicari Duit Kertas Rp1000, Rp2000, Rp100.000, Rp50.000, Dibeli Rp10 Juta Jika Punya Nomor Seri Ini

Baca juga: Video Gisel Enjoy Goyang Bareng 2 Pria Ditonton 4,3 Juta Kali, Goyangan Wijin Disorot

Baca juga: Dapat Transferan Rp 900 ribu Sampai Rp 3 Juta, Masukkan NIK KTP dan KK Serta Punya Rekening Bank

Begitu mudahnya remaja ditarik masuk dalam lingkar peredaran gelap narkoba. Faktor keluarga dan lingkungan membwa pengaruh besar tehadap remaja yang bisa menjerumuskan ke lingkaran narkoba.

"Perlu perhatian semua pihak baik dari keluarga, sekolah, orangtua, guru serta instansi terkait agar bagiamana remaja dijaga tidak terpengaruh dan masuk dalam peredaran narkoba," kata Eka Agustina.

(bangkapos.com/deddy marjaya)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved