Breaking News:

Berita Bangka Barat

Bong Ming Ming Ingatkan Penambang Tak Boleh Beraktivitas Secara Ilegal di Bangka Barat

Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming mewanti-wanti para penambang untuk tidak melakukan penambangan secara ilegal di wilayah Bangka Barat.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming mewanti-wanti para penambang untuk tidak melakukan penambangan secara ilegal di wilayah Bangka Barat.

"Sesuai amanah Pak Gubernur, Pak Kapolda, Pak Danrem, dan Pak Kajati, tidak boleh ada aktivitas tambang ilegal di sana," ujar Bong Ming Ming, Rabu (6/10/2021).

"Dalam hal ini dengan Forkopimda bisa memberikan keputusan yang sangat bijak, dan Insya Allah berpihak kepada semua masyarakat. Ini pun baik nelayan, maupun masyarakat penambang serta masyarakat umum," katanya lagi.

Selain itu Bong Ming Ming mengatakan akan melakukan kebijakan, guna menghindari adanya gesekan antara para penambang, nelayan ataupun masyarakat umum.

"Sebagaimana kita pahami, kita akan mengatur ulang terkait sistem penambangan di Bangka Barat."

"Kita ingin bersinergikan keinginan nelayan dengan para penambang, ini kebijakan di antara dua kepentingan."

"Kalau satu tempat tidak, tapi ada beberapa wilayah memang tidak boleh digunakan tambang dan akan kita bagi wilayahnya," tuturnya.

Namun Bong Ming Ming menegaskan tidak memperbolehkan serta mengajak masyarakat, khususnya Kabupaten Bangka Barat untuk tidak melakukan aktivitas tambang ilegal.

"Ini juga sudah sesuai dengan amanah Provinsi, tidak boleh ada aktivitas tambang ilegal. Ini juga sudah saya sampaikan ke masyarakat, untuk tidak melakukan aktivitas ilegal," katanya.

Sementara itu terkait aktivitas tambang ilegal, Bong Ming Ming juga mewanti-wanti masyarakat untuk tidak menggunakan TI selam.

"Untuk TI selam itu kebiasaan masyarakat Bangka Barat, sudah turun temurun dari dulu."

"Selam itu ada di Bangka Barat, dan tersebar di beberapa wilayah Bangka Barat."

"Kalau Tanjung Rhu itukan memang wilayah Bangka Barat di sebelah Bakit, tapi kebanyakan itu TI PIP. Selam kita larang, tentunya khawatir akan keselamatan," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved