Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Capaian Vaksinasi Jadi Indikator PPKM di Bangka Selatan Naik ke Level 3, Dinkes Stok Vaksin Kosong

Angka pencapaian vaksinasi menjadi indikator penting penentu status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) suatu wilayah.

Penulis: Yuranda | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Yuranda
ILUSTRASI Tenaga Kesehatan suntik vaksin dosis pertama kepada siswa siswi SMA di Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (23/9/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Angka pencapaian vaksinasi menjadi indikator penting penentu status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) suatu wilayah.

Hal ini (pencapaian vaksinasi) yang diperkirakan menjadi penyebab satus PPKM di Kabupaten Bangka Selatan mengalami kenaikan dari level dua ke level tiga.

"Salah satunya diindikator level yakni capaian vaksinasi, angka terkonfirmasi Covid-19 harian, data Bed Occupancy Rate (BOR) dan angka kematian Covid-19 di Bangka Selatan," kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan, kepada Bangkapos.com, Rabu (6/10/2021).

Kata Joko kenaikan status PPKM level tiga di Kabupaten Bangka Selatan bisa disebabkan oleh beberapa indikator yang terjadi selama dua pekan terakhir. Sebelumnya diketahui status PPKM di Basel level dua.

Menurut Kapolres, percepatan penyaluran vaksin bisa jadi faktor utama sehingga Bangka Selatan naik ke level tiga dan juga angka kematian akibat Covid-19 yang tinggi dibandingkan kabupaten lainnya.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan.
Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan. (Bangkapos.com/Yuranda)

"Kita yang lemah vaksinasi dan angka kematian yang masih tinggi, Ayo Dinas Kesehatan ajukan sebanyak-banyaknya dosis vaksinnya, kita (Polri) siap bantu," ungkap Jokis sapaan akrabnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bangka Selatan, dr Agus Pranawa mengatakan untuk mempercepat penyaluran vaksin kepada masyarakat, masih terkendala stok yang tersedia di gudang farmasi.

Baca juga: Inilah Momen Maria Vania Disentuh Tukul Arwana, Ekspresinya Bikin Gagal Fokus

Baca juga: Video Gisel Enjoy Goyang Bareng 2 Pria Ditonton 4,3 Juta Kali, Goyangan Wijin Disorot

Baca juga: Dapat Transferan Rp 900 ribu Sampai Rp 3 Juta, Masukkan NIK KTP dan KK Serta Punya Rekening Bank

"Saat ini vaksin di Dinkes Kabupaten Bangka Selatan masih kosong. di Dinkes Provinsi Babel sudah datang vaksin tapi belum ada surat resmi untuk didistribusikan ke mana saja," kata Agus.

Kendati demikian, mantan plt Direktur RSUD Bangka Selatan ini menyebutkan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan sudah mengajukan permintaan dosis vaksin ke Kementerian Kesehatan RI.

"Pemda kemarin sudah mengupayakan mengajukan permintaan dosis vaksin juga ke Kemenkes RI secara langsung," ucapnya.

Agus berharap dalam waktu secepatnya Dinkes Provinsi Babel segera mendistribusikan dosis vaksin ke Dinkes Bangka Selatan.

Agar percepatan vaksinasi di Kabupaten Bangka Selatan terlaksana dengan baik.

"Saat ini sedang dilakukan pembahasan masalah vaksin, nanti saya akan sampaikan updatenya. Memang stok vaksin sudah kosong, mudah-mudahan kita bisa mendapatkan stok vaksin agar tercapai percepatan vaksinasi dan kita bisa turun ke level 2 lagi," ujarnya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved