Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kabupaten Bangka Berstatus PPKM Level 4, Pemkab Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Hingga Razia Yustisi

Status Kabupaten Bangka, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini masih masuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Penulis: Nurhayati CC | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Status Kabupaten Bangka, di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini masih masuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Kabupaten Bangka merupakan satu-satunya kabupaten di Bangka Belitung yang masih berstatus  Level 4 sejak pemberlakukan PPKM terus diperpanjang pemerintah pusat.

Untuk itu, Pemkab Bangka bersama pihak terkait terus melakukan berbagai upaya untuk menangani kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka.

Diakui Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra,  apapun keputusan pemerintah pusat, pihaknya menerima dan terus melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 hingga razia yustisi bersama pihak aparat penegak hukum.

"Untuk kegiatan yustisi dilakukan penuh dari hari Senin sampai Minggu. Kemudian yang kedua untuk razia pembatasan level 4 penyekatan dan juga untuk pelaksanaan vaksin secara masif sangat maksimal kita lakukan,"  jelas Boy Yandra kepada Bangkapos.com, Rabu (06/10/2021).

Baca juga: Bangka Selatan Tak Ada Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kadinkes Imbau Warga Segera Vaksin

Baca juga: Status PPKM Naik ke Level 3 Bikin Satgas Covid-19 Basel Bingung, Padahal Semua Indikator Turun

Dia menyebutkan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka sudah jauh menurun, hingga Selasa (05/10/2021) kemarin tingkat kesembuhan pasien covid-19 di Kabupaten Bangka menunjukan trend yang positif, di mana adanya 127 orang yang dinyatakan sembuh dan positif 2 orang, sedangkan meninggal dunia tidak ada.

"Untuk tingkat kesembuhan pasien covid-19 di Kabupaten Bangka berada di angka 99,34%, sedangkan tingkat kematian dalam beberapa hari ini sudah tidak ada," ungkap Boy Yandra.

Namun diakuinya dari asumsi situasi dinilai oleh pihak kemenkes untuk Kabupaten Bangka tertanggal 3 Oktober sudah di PPKM level  3 tetapi berbeda di kemendagri yang masih masuk PPKM  level 4.

"Kami tetap menerima dengan keputusan yang dikeluarkan dari mendagri, mudah-mudahan apapun hasilnya kita sudah berupaya baik dan akan tetap semangat melakukan untuk perbaikan sehingga masyarakat Bangka ke depan dapat beraktivitas seperti biasa,"  kata Boy Yandra.

Baca juga: Positif Covid-19, Banyak Pelamar CPNS di Pangkalpinang Ikut Penjadwalan Ulang Tes SKD

Baca juga: Polres Bangka Lakukan Penyekatan PPKM, Warga Harus Tunjukan Bukti Vaksin Covid-19  

Menurut Boy Yandra, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pihaknya telah melibatkan semua unsur seperti dari Polri, TNI, ormas, parpol kemudian tim relawan dan organisasi yang bersama-sama mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Bangka.

Pihaknya menargetkan vaksin Covid-19 sebanyak 46.800 dosis  bisa dilaksanakan secepat mungkin sehingga herd immunity bisa tercapai dengan baik.

Menurut Boy Yandra, semakin banyak masyarakat yang melakukan vaksin Covid-19 semakin kecil untuk kasus penularan wabah virus corona dan kasus akan semakin melandai.

Hal ini ini bisa dibuktikan ketika masyarakat sudah banyak yang divaksin dan tingkat kesembuhan pasien semakin tinggi.

Namun dia terus mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker di mana pun berada, selalu mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer dan selalu menjaga jarak.

"Kalau masyarakat di Kabupaten Bangka patuh maka akan cepat kembali ke zona aman," kata Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Nurhayati)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved