Breaking News:

Advertorial

Melati Erzaldi Resmikan Galeri Destiani: Langkah Awal Tenun Cual Mendunia

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: khamelia
Diskominfo Babel
Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi saat hadir meresmikan Galeri Destiani yang berlokasi di Jalan Pramuka, Desa Dul, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (06/10/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Melati Erzaldi, ikut berbahagia. Galeri Destiani yang digagas dari sebuah obrolan beberapa tahun lalu akhirnya diresmikan. Hal ini membuktikan adanya progres dengan kreasi, inovasi dan ini membuktikan Babel bergerak maju.

Saat hadir di Galeri Destiani yang berlokasi di Jalan Pramuka, Desa Dul, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (06/10/2021), Melati Erzaldi menyebutkan jika hadirnya galeri ini sebagai momen bersama untuk bergerak maju dan kebangkitan cual tentunya. Ia pun membawa pesan dari Gubernur Erzaldi Rosman yang mengharapkan kesuksesan bagi Nina Sarju, sang owner Galeri Destiani.

"Beliau (Nina) membuktikan bahwa cual bisa mendunia," ungkap Melati Erzaldi yang juga merupakan Dewan Pembina Gerakan Ekonomi Kreatif Bangka Belitung (Gekraf Babel) dalam sambutannya.

Bicara soal cual, Melati Erzaldi menjelaskan bahwa cual merupakan akronim dari celupan awal. 
Sepintas jika dilihat, tenun Babel mirip dengan tenun-tenun atau songket di Sumatera lainnya. 

"Bedanya, menariknya, uniknya tenun ini dibuat dengan tekhnik tenun sungkit dan tenun ikat," jelasnya. 

Dikisahkan Melati Erzaldi, sejak awal di amanah sebagai Ketua Dekranasda Babel pada tahun 2017 lalu, ia mengakui pernah dipanggil Ibu Mufida Yusuf Kalla selaku Ketua Umum Dekranas Pusat, dan menyampaikan bahwa 5 provinsi di Indonesia, tenunnya terancam punah, termasuk cual Babel. 

"Menjadi PR saya sebagai ketua dekranasda agar cual kita tidak sampai punah. Alhamdulillah, bersama teman-teman tim dekranasda terus berfikir agar cual dikenal luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga mendunia," ungkapnya.

Untuk itu dikatakannya, proses promosi sangat diperlukan untuk menjual produknya dan dikenal, terlebih saat kesiapan produksi massal bisa dilakukan langsung dari Babel. Salah satu jalannya dengan mengikuti pameran, terlebih di masa pandemi ini, seperti yang pernah diikuti oleh Galeri Destiani dalam KKI berlevel nasional dan bisa ditonton dunia. 

"Mulailah dari sekarang mencintai produk Bangka Belitung dan produk Indonesia, pastinya.
Jangan berharap hanya masyarakat Bangka Belitung saja yang memakai cual, tetapi bagaimana kita bisa _enlarge a new grade, enlarge market_ ," katanya.

Selain itu, Melati Erzaldi sendiri, juga terus melakukan promosi produk asli Babel dengan berbagai cara seperti, bertemu Citylink untuk berdiskusi dan audiensi bersama jajaran direksi yang diharapkan berujung dengan MoU dan terjalin kerja sama, agar produk UMKM dapat dikolaborasikan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved