Breaking News:

Erzaldi Rosman

Pemprov dan DPRD Bangka Belitung Sepakat KUA PPAS APBD 2022 Sebesar Rp 2,4 Triliun

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel menyepakati Kebijakan Umum Anggaran

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama Ketua DPRD Babel dan para pimpinan menandatangani MoU kesepakatan KUA-PPAS APBD 2022 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Babel Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp2.486.859.229.656.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama Ketua DPRD Babel dan para pimpinan menandatangani MoU kesepakatan KUA-PPAS APBD 2022 di ruang Banggar DPRD Babel, Rabu (6/10/2021).

Orang nomor satu di Bangka Belitung ini menyampaikan enam fokus prioritas pembangunan utama ke depan yaitu, pembangunan agropolitan, pembangunan bahari, pembangunan pariwisata, peningkatan ekonomi masyarakat, pembangunan pendidikan, serta pembangunan kesehatan.

Selain itu arah prioritas pembangunan penunjang akan difokuskan pada beberapa hal yaitu, pengembangan tata kelola pertambangan, pengembangan energibdan infrastruktur kewilayahan, pembangunan sosial, peningkatan tata kelola birokrasi dan pelayanan publik, pembangunan berdemokrasi, peningkatan pembangunan bidang kebencanaan, serta pengendalian lingkungan hidup.

"Sementara arah kebijakan keuangan daerah masih difokuskan pada pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19, di samping belanja yang bersifat wajib lainnya. Serta diarahkan untuk mendukung tema rencana kerja pemerintah pusat, yaitu pemulihan ekonomi dan reformasi struktural," jelas Erzaldi.\

Baca juga: Kesaksian Darwin di Perkara Korupsi Kredit Modal Kerja BRI, Bikin Hakim Geleng-geleng Kepala

Baca juga: Terdakwa Notaris Gemara, Sangkal Keterangan Saksi Darwin yang Sebut Tak Pernah Bertemu Dirinya

Baca juga: Alhamduilillah, Bangka Belitung Akhirnya Berhasil Raih Emas di PON XX Papua Lewat Cabor Menembak

Dia juga menjelaskan arah kebijakan pendapatan daerah yakni diarahkan melalui sumber-sumber penerimaan asli daerah seperti pajak dan retribusi, serta peningkatan dana perimbangan.

"Untuk tahun ini, dana perimbangan mengalami penurunan, di mana pada tahun 2021 sekitar Rp1,7 triliun, namun untuk tahun 2022 hanya Rp1,4 triliun. Kami terus berupaya untuk memandirikan fiskal, ditambah berdasarkan penilaian dari Kementerian Keuangan RI bahwa fiskal Pemprov Babel menuju kemandirian karena keefektifan kita (Pemprov dan DPRD Babel) dalam merancang anggaran tersebut. Namun, kita tetap harus mencari potensi pedapatan lainnya untuk meningkatkan PAD kita," jelas Erzaldi.

Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi mengapresiasi, enam fokus prioritas pembangunan utama tersebut.

Dia juga menilai dalam KUA-PPAS APBD 2022 ada terobosan yang sangat baik, terutam di bidang pendidikan.

Badan Anggara DPRD Babel bersama Tim TAPD Pemprov Babel dalam pembahasan KUA-PPAS 2022 sudah menetapkan 6 SMA/SMK baru yang akan didirikan pada tahun 2022.

Adapun lokasinya di Simpang Katis, Teru, Membalong, Sungailiat, Jeriji, dan Pangkalpinang.

"Mohon doanya agar pendapatan kita pada tahun 2022 bisa bertambah, serta dana DAK, DID, DAU tidak terjadi pengurangan yang signifikan di Babel. Hal itu bermuara untuk memenuhi apa yang diaspirasikan masyarakat," harap Herman Suhadi.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved