Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Bawaslu Bangka Selatan Sosialisasi PPID Jelang Pemilu dan Pemilihan 2024 di Bangka Belitung

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan Kepmensosialisasikan PPID pejpengelola

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Yuranda
Koordinator Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Babel Dewi Rosmala, mensosialisasikan pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) di era digitalisasi menuju pemilu dan pemilihan serentak 2024, di di Cafe Rooftobs Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (7/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mensosialisasikan pentingnya pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) di era digitalisasi menuju pemilu dan pemilihan serentak 2024.

Kegiatan tersebut digelar di Cafe Rooftobs Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (7/10/2021) siang. Hadir dalam acara itu Humas Pemkab Basel, Polres, Kejaksaan, KPU, Organisasi Masyarakat dan Pemuda.

Koordinator Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Babel Dewi Rosmala mengatakan, untuk keterbukaan informasi publik di era digitalisasi sangat penting untuk dilakukan sosialisasi karena apa yang menjadi informasi dan dokumentasi dari hasil penyelenggaraan pemilu dapat diakses melalui PPID tersebut.

Menurutnya, keterbukaan informasi publik dan peran dari pada media khususnya sangat penting, guna menyampaikan suatu informasi yang berhubungan dengan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.

"Apalagi tidak lama lagi kita akan menyambut masa tahapan penyelenggaraan pemilu di Bangka Belitung tahun 2024 mendatang," kata Dewi, Kamis (07/10/2021).

Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Basel Erik, menambahkan semenjak tahapan pemilu tahun 2019, maupun pilkada 2020 yang lalu, seluruh masyarakat dapat mengakses informasi terkait penyelenggaraan pemilu.

"Seluruh informasi terkait penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang dibutuhkan publik dapat diakses di website Bawaslu Bangka Selatan. Namun ada informasi yang kami kecualikan untuk disampaikano kepada publik di waktu-waktu tertentu," kata Erik.

Erik menjelaskan, informasi yang dikecualikan tersebut seperti proses laporan dan temuan yang masih berproses ditahapan penyelidikan dan penyidikan, memang secara aturan informasi tersebut tidak bisa disampaikan ke publik.

"Ada yang dikecualikan seperti pelapor, terlapor maupun kasus yang sedang kami tangani dalam proses penyelidikan. Namun diakhir tahap kesimpulan ataupun naik status baru bisa disampaikan dan bisa menjadi konsumsi publik," ucapnya

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved