Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemadaman Listrik Bergilir di Babel, PDAM Kena Dampaknya, Perumda Sediakan Mobil Tangki Air Bersih  

Sejumlah kawasan di Bangka Belitung (Babel) terkena pemadaman listrik bergilir, lantaran satu unit pembangkit di Kompleks Pembangkitan Airanyir, Provi

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, Zuniar Nangtjik. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah kawasan di Bangka Belitung (Babel) terkena pemadaman listrik bergilir, lantaran satu unit pembangkit di Kompleks Pembangkitan Airanyir, Provinsi Bangka Belitung mengalami gangguan. Akibatnya, dilakukan pemadaman aliran listrik secara bergiliran pada beberapa daerah di Pulau Bangka.

Hal ini rupanya berdampak pada aliran air PDAM yang terpaksa terganggu sebab adanya pemadaman listrik bergilir yang ada di kota ini.

Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pinang Kota Pangkalpinang, Zuniar Nangtjik menyampaikan, PT PLN yang melakukan pemadaman listrik secara bergilir dipastikan akan mengganggu distribusi air bersih pelanggan PDAM di Kota Pangkalpinang.

Baca juga: Pemadaman Listrik Kerap Terjadi di Babel, PLN Jelaskan Kondisi Kelistrikan Saat Ini  

Karena itu pula Zuniar meminta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan lantaran penyaluran air yang tidak normal ikut terganggung.

"Dalam hal ini kami tetap berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat, memang saat ini kondisinya ada pemadaman listrik bergilir dari PLN jadi kami ikut kena getahnya pompa kami tidak bisa nyala atau tidak bisa menghisap air karena sampai sekarang kami memang masih mengandalkan PLN. Mesin pompa kami tetap membutuhkan listrik," ungkap Zuniar kepada Bangkapos.com, Kamis (7/10/2021)

Kata Zuniar, jika dikawasan tersebut sedang masuk jadwal pemadam listrik sudah otomatis aliran air juga ikut mati.

Namun ketika listrik sudah menyala, air tidak ikut langsung nyala lantaran butuh proses untuk mengisi pipa penyaluran.

"Kalau listrik mati sudah pasti air akan mati, kalau listrik nyala kami tidak langsung nyala karena butuh proses juga untuk mengisi pipa. Tergantung daerahnya bisa jadi daerah yang di daerah agak sedikit tinggi mungkin tidak kedapatan air, yang di daerah rendah bisa jadi lebih dulu mendapatkan air," jelasnya.

Menurutnya, kalaupun masih keluar air saat pemadam listrik bisa jadi itu air sisa yang masih tersedia dipipa sebelum pemadaman.

"Makanya kalau listrik nyala kami menampung dulu, mengisi pipa-pipa kosong dulu. Dan itu juga pelanggan tidak langsung mendapatkan air tapi bertahap, terus belum merata air terisi listrik sudah mati lagi jadi tinggal dapat sisanya saja dan air yang keluar kecil terus seperti itu," bebernya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved