Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sidak Rutan Kelas II B Muntok, Ombudsman Bangka BelitungApresiasi Pelayanan Warga Binaan Disabilitas

Tim Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung melakukan sidak ke Rutan Kelas II B Muntok

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Ist/Bumas Ombudsman
Tim Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung melakukan sidak ke Rutan Kelas II B Muntok, Kamis (7/10/2021) guna perbaikan layanan pada rutan kedepannya lebih baik lagi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung melakukan sidak ke Rutan Kelas II B Muntok, Kamis (7/10/2021) guna perbaikan layanan pada rutan kedepannya lebih baik lagi.

Pada kegiatan sidak kali ini Tim Ombudsman Babel disambut oleh Kepala Rutan, Abdul Rasyid Meliala. 

"Mengingat ini kali pertama Ombudsman Babel melakukan sidak ke Rutan Kelas II B Muntok, kami berharap pelayanan publik termasuk pemenuhan standarnya sudah dipenuhi oleh rutan demi memberikan pelayanan prima bagi warga binaan maupun masyarakat selaku kerabat dan keluarga warga binaan," jelas Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kepulauan Bangka Belitung Shulby Yozar Ariadhy dalam rilis kepada Bangkapos.com, Kamis (6/10/2021).

Pada sidak tersebut juga, Ombudsman Bangka Belitung menyoroti pelayanan untuk warga binaan penyandang disabilitas. 

Dalam temuannya, Ombudsman Bangka Belitung melihat pelayanan publik yang didalamnya memuat standar dan sarana pelayanan bagi penyandang disabilitas sudah dipenuhi oleh pihak rutan. 

"Kami sangat mengapresiasi pemenuhan standar pelayanan publik yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik khususnya bagi penyandang disabilitas di rutan ini. Mengingat Ombudsman Babel saat ini sangat fokus terhadap pemenuhan layanan bagi disabilitas," sebut Yozar.

Dalam kegiatan ini, Ombudsman Bangka Belitung melihat pemenuhan standar pelayanan publik yang telah dipenuhi adalah toilet untuk penyandang disabilitas, adanya ram dan rambatan, loket pelayanan khusus warga binaan disabilitas yang hendak mengajukan cuti pada akhir masa tahanan, kotak pengaduan, dan sebagainya. 

Ombudsman Bangka Belitung berharap hal tersebut dapat menjadi contoh bagi rutan lainnya. 

"Secara garis besar, standar pelayanan publik bagi disabilitas sudah dipenuhi oleh pihak rutan, kami berharap hal ini dapat terus ditingkatkan dan dicontoh oleh rutan lainnya mengingat kaum disabilitas cenderung tidak diperhatikan. Hal tersebut demi memberikan pelayanan publik yang berkualitas tanpa diskriminasi," sebutnya.

Kegiatan sidak ini disambut baik oleh Abdul Rasyid Meliala selaku Kepala Rutan Kelas II B Muntok

Abdul Rasyid juga berharap ada masukan yang membangun dari Ombudsman Babel demi perbaikan layanan kepada masyarakat. 

"Kami sangat senang dan terbuka dengan kedatangan Ombudsman Babel karena dengan begitu kami sadar akan kekurangan dalam hal pelayanan publik. Kedepannya hal tersebut dapat menjadi masukan bagi kami dalam melakukan perbaikan kualitas pelayanan publik di rutan," kata Abdul Rasyid. (Bangkapos.com/Rilis/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved