Breaking News:

Berita Kriminalitas

Acen Tertipu Modus Pinjaman UMKM, Uang Rp2,7 Juta Ludes, Pelaku Buruh Harian Ngaku Karyawan PT Timah

Penipuan program pinjaman Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp15 juta menimbulkan sejumlah korban.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Kapolsek Pangkalan Baru AKP Djoko Murtono dan Kanit Reskrim, Bripka Christian Simamora (Kanan) saat menunjukkan pelaku kepada awak media. LD (40) tampak pasrah saat berada di dalam sel tahanan Polsek Pangkalan Baru, Jumat (8/10/2021) siang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penipuan program pinjaman Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp15 juta menimbulkan sejumlah korban. Satu diantaranya Lie Cen Cen alias Acen (48).

Warga Desa Pedindang, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung bercerita bagaimana awalnya dia bisa tertipu oleh LD (40).

Acen mengaku kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu 19 Juni 2021 lalu, sekira pukul 12.30 WIB.

Saat itu Acen yang merupakan pemilik toko kelontong, warungnya didatangi oleh LD (40).

Saat beraksi, menurut Acen, LD mengaku sebagai karyawan PT Timah Tbk dan menawarkan program pinjaman Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp15 juta.

"Orang ini lewat, saya kan ada warung dia mampir ke warung kita menawarkan mau tidak dana hibah dari PT Timah untuk UMKM," kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (8/10/2021).

Baca juga: Mengaku Karyawan PT Timah, LD Berhasil Gondol Uang Jutaan Rupiah Milik Warga, Ini Modusnya

Baca juga: Bersaksi dalam Perkara Korupsi BPRS, Sekda Pangkalpinang: Tahu Begini Tidak Mau Jadi Komisaris

Acen menyebutkan, yang membuat dirinya percaya kepada pelaku lantaran dia sempat ditunjukkan beberapa bukti transaksi hingga penyerahan uang kepada para pelaku UMKM.

Bermula dari situlah Acen mulai terbujuk rayu oleh LD. Apalagi saat itu usahanya tengah sepi dihantam pandemi Covid-19.

"Dia tidak pakai seragam dan kartu identitas (PT Timah). Saat saya tanya pelaku mengaku ketinggalan," terang Acen.

Alhasil, wanita yang berumur hampir setengah abad ini percaya dan menyetorkan uang administrasi sebesar Rp2,7 juta.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved