Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bersaksi dalam Perkara Korupsi BPRS, Sekda Pangkalpinang: Tahu Begini Tidak Mau Jadi Komisaris

Setelah Direktur Utama (Dirut) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung, Chairul Ichwan, Jumat (8/10/2021) sore.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Sekda Pangkalpinang Radmida Dawan, bersaksi atas perkara korupsi, BPRS Bangka Belitung, Cabang Toboali dengan terdakwa Effriansyah, selaku mantan pemimpin BPRS cabang Toboali dan Nazwien Nadjamuddin alias Nazwin Fachrozie alias Nazwin selaku debitur, di ruang Garuda Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Negeri Kelas 1A, Jumat (8/10/2021) sore. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Setelah Direktur Utama (Dirut) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung, Chairul Ichwan, Jumat (8/10/2021) sore, giliran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, bersaksi.

Radmida Dawan, bersaksi atas perkara korupsi, BPRS Bangka Belitung, Cabang Toboali dengan terdakwa Effriansyah, selaku mantan pemimpin BPRS Cabang Toboali dan Nazwien Nadjamuddin alias Nazwin Fachrozie alias Nazwin selaku debitur, di ruang Garuda Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A, Jumat (8/10/2021) sore

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulkarnain Harahap, menyebut pada sidang kali ini ada tiga saksi yang dihadirkan pihaknya.

Pertama, Radmida Dawan selaku Komisaris Utama PT BPRS Bangka Belitung, Ichwan selaku Auditor Internal BPRS dan Basti selaku marketing di BPRS Babel Cabang Toboali.

"Hari ini ada tiga saksi yang kami hadirkan majelis. Saksi pertama atas nama Radmida Dawan selaku komisaris utama BPRS, Ichwan auditor internal dan Basti marketing BPRS Toboali," jelasZulkarnain kepada ketua majelis hakim, Iwan Gunawan, Jumat (8/10/2021).

Baca juga: Alami Kecelakaan Tunggal, Mr X Bertato Slank Tewas Tertimpa Motor, Korban Masuk ke dalam Saluran Air

Baca juga: Tabrak Truk yang Terparkir di Lintas Timur, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Pada sidang lanjutan tersebut, Iwan didampingi dua hakim anggota MHD Takdi dan Warsono. Sidang juga dihadiri, tiga JPU dan kuasa hukum terdakwa Nazwin, Aldi Putranto.

Di muka persidangan, Radmida menyebut dirinya diangkat menjadi  Komisaris di BPRS Bangka Belitung, Juli tahun 2018.

Sebagai komisaris, Radmida mempunyai tugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan direksi BPRS Bangka Belitung, baik pusat maupun cabang.

"Saya ditunjuk sebagai Komisaris BPRS Babel, sejak Juli 2018, sebagai komisaris tugas saya  melakukan pengawasan terhadap kebijakan kebijakan oleh direksi,"kata Radmida.

Sebelumnya, Radmida juga tidak mengetahui adanya pembiayaan yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) di sejumlah direksi BPRS.

Baca juga: Polda Sulsel Akhirnya Buka Suara Setelah Heboh di Media Sosial soal Berita 3 Anak Saya Diperkosa

Baca juga: Lapas Perempuan Pangkalpinang Geledah 5 Blok dan Tes Urine 15 Warga Binaan, Hasilnya Bersih

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved