Breaking News:

Berita Sungailiat

BNNK Bangka Sosialiasi Bahaya Narkoba di Desa Jurung 

Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bangka melakukan sosialisasi bahaya narkoba di Balai Desa Jurung Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka

Penulis: deddy_marjaya | Editor: khamelia
deddy marjaya
BNNK Bangka menggelar sosialiasi narkoba di Desa Jurung Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Sabtu (9/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bangka melakukan sosialisasi bahaya narkoba di Balai Desa Jurung Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Sabtu, (9/10/2021).

BNNK Bangka menghadirkan dua narasumber dalam kegiatan yakni dr Roy Jhanna Ginting Suka selaku dokter di Puskesmas Batu Rusa dan M Manfaluthfi Riyadi selaku Penyidik BNNK Bangka 

"BNNK Bangka mengisi materi penyuluhan tentang narkoba di Balai Desa Jurung dalam upaya memberikan pencerahan kepada masyarakat agar tidak terlibat baik menggunakan apalagi mengedarkan narkoba karena merusak masa depan bangsa," kata M Manfaluthfi Riyadi yang juga merupakan Humas BNNK Bangka. 

M Manfaluthfi Riyadi mengatakan bahwa narkoba bukan hanya beredar dan digunakan di perkotaan saja namun juga telah beredar hingga kewilayah pedesaan.

Baca juga: Orangtua yang Buang Bayi di Dusun Rumpis Bangka Barat Sepakat Menikah, Begini Nasib Sang Bayi

Hal inilah yang mendasari BNNK Bangka bergerak mensosialisasikan bahaya narkoba hingga ke pelosok desa. Masyarakat juga diminta untuk tidak segan-segan jika mengetahui ada yang menggunakan atau mengedarkan narkoba. Ini merupakan bentuk perlindungan terhadap masuknya narkoba di lingkungan tempat tinggal dan keluarga. Lindungi anak anak agar tidak salah pergaulan yang kerap menjadi langkah awal terjerumus narkoba.

"Cegah anak salah dalam pergaulan yang kerap menjerumuskan ke narkoba dan segera laporkan jika ada informasi penggunaan narkoba atau peredaran narkoba disekitar lingkungan," kata M Manfaluthfi Riyadi.

M Manfaluthfi Riyadi, SH mengatakan cara penanganan pengedar narkoba tidak serta merta hanya melakukan penyitaan barang bukti saja. Namun sebagai penegak hukum harus memiskinkan si pelaku pengedar sebagai upaya menekan peredaran narkoba. Faktor keluarga dan lingkungan membawa pengaruh besar tehadap masyarakat yang bisa menjerumuskan ke lingkaran narkoba

"Perlu perhatian semua pihak baik dari keluarga serta masyarakat dengan adanya UU No 35 Tahun 2008 pasal 104 sampai 108 telah mengatur tentang peran serta masyarakat. Sehingga dalam penanganan narkotika sangat diperlukannya peran serta masyarakat. Masyarakat memiliki hak dan tanggung jawab yang telah di atur dalam undang-undang tersebut ," kata M. Manfaluthfi Riyadi.

Sementara dr Roy Jhanna G.S dalam materinya menjelaskan terkait narkoba Serta bahaya yang ditimbulkan jika mengkonsumsinya. Dalam materinya beberapa proses rehabilitasi baik medis maupun sosial disampaikan kepada warga Desa Jurung.

"Kita sebagai orang tua harus dapat memberi tahukan kepada anak-anak kita bahwa narkoba itu berbahaya sebab dampaknya sangat merusak baik jangka pendek maupun jangka panjang," kata dr Roy.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved