Breaking News:

CPNS Bangka Belitung 2021

Hari Pertama Tes SKD CPNS di Bangka Tengah, 8 Peserta Tak Hadir dan 1 Orang Positif Covid-19

Sebanyak delapan peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bangka Tengah tidak hadir

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Kepala BKPSDM Bangka Tengah, Wahyu Nurrakhman. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Sebanyak delapan peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bangka Tengah tidak hadir pada pelaksanaan tes SKD hari pertama yang berlangsung di Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Tengah Jumat (8/10/2021).

Diketahui para peserta yang tidak hadir secara fisik pada pelaksanaan tes SKD tahap satu ini tanpa keterangan.

"Untuk pelaksanaan CPNS hari ini peserta hadir sesuai agenda dan di mulai pukul 08.00 WIB tadi lebih kurang sesuai jadwal, dan berdasarkan pantauan kehadiran hari ini ada delapan orang yang tidak hadir pada sesi pertama, jadi dari 100 peserta hanya ada 92 peserta yang hadir secara fisik," ungkap Kepala BKPSDM Bangka Tengah, Wahyu Nurrakhman, Jumat (09/10/2021).

Wahyu mengungkapkan sesuai dengan ketentuan yang ada jika peserta tidak hadir tanpa keterangan yang jelas, maka otomatis dinyatakan gugur karena nilainya tidak ada.

"Jadi pada hari ini delapan peserta yang tidak hadir pada saat tes ini tanpa menyebutkan keterangan jelas atau tanpa keterangan, maka otomatis gugur karena nilainya tidak ada," ucapnya.

Sementara itu pada tahap pertama tes SKD CPNS Wahyu mengungkapkan, terdata satu peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan mengajukan permohonan untuk mengikuti seleksi susulan.

"Untuk yang terkonfirmasi positif pada tes hari ini kebetulan sudah ada yang melapor satu orang ke kita dan yang bersangkutan ini akan kita koordinasi dengan teman-teman pusat untuk menjalankan prosedur yang ada agar dapat mengagendakan seleksi susulan," ungkap Wahyu.

Ia juga meminta bagi peserta yang terkonfirmasi positif untuk segera melaporkan langsung panitia agar bisa dijadwalkan ulang pelaksanaan tes.

Namun kata Wahyu, untuk jadwal pasti pelaksanaan tes ini pihaknya tetap menunggu keputusan dari pusat.

"Mereka yang positif ini wajib harus lapor dulu ke panitia, untuk jadwalan kita tetap koordinasi dari pusat dan tunggu hasilnya. Tapi berdasarkan prosedur yang ada, yang bersangkutan bisa mengikuti seleksi pada priode yang berikutnya setelah mendapatkan penjadwalan dari pusat," jelas Wahyu.

Ia menilai, selama tes berlangsung tidak ada kendala dan berjalan lancar. Ia pun berharap ke depan selama proses pelaksanaan tes hari ini berjalan baik.

"Alhamdulillah semua sarana dan prasarana memang sudah kita persiapkan dari awal sebelum tes, dan untuk hari ini semua berjalan lancar, tanpa kendala. Semoga sampai hari terakhir tes nanti 16 oktober untuk CPNS dan 17 Oktober nanti untuk CPPPK non guru bisa berjalan baik," kata Wahyu.

Ia mengimbau kepada seluruh peserta agar menggunakan waktu seleksi dengan sebaik mungkin dan menjawab soal-soal dengan teliti, sehingga dapat mengikuti seleksi dengan baik.

"Pesan kami kepada para peserta ini untuk lebih baik teliti dan cermat, jangan terburu-buru, manfaatkan waktu ini dengan baik," saran Wahyu.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved