Breaking News:

Ini Reaksi Mabes Polri Soal Kabar Muhammad Kece Minta Cabut Laporan Terhadap Napoleon Bonaparte

Meski Muhammad Kece meminta maaf, ia tetap tidak melakukan pencabutan laporan atas penganiayaan yang dilakukan oleh Irjen Napoleon.

Editor: fitriadi
YouTube Muhammad Kece
Inilah tangkapan layar akun YouTube Muhammad Kece. YouTuber ini dilaporkan ke polisi atas dugaan melakukan penistaan agama. 

Menurut Brigjen Andi, Irjen Napoleon bakal dijerat dengan pasal 170 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pengeroyokan atau penganiayaan secara bersama-sama.

"Untuk saat ini sementara penyidik menerapkan pasal 170 kalau kita lihat pasal 170 memang di ayat 1 itu ancaman maksimal 5 tahun 6 bulan," kata Andi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Namun demikian, Andi menuturkan penerapan pasal yang bakal diberikan terhadap Irjen Napoleon bisa saja jauh lebih tinggi.

Pasal ini juga nantinya diterapkan terhadap 4 tersangka lainnya.

"Tetapi kita lihat nanti bagaimana jaksa setelah berkas perkara kita kirim bisa saja ini diterapkan pasal 170 ayat 2 ke 1. Ini lebih tinggi karena faktanya korban kan memang mengalami luka-luka, ini mungkin unsurnya akan dipandang kesana ya," tukasnya.

Sementara itu, Kabareskrim Polri telah mengusulkan agar Irjen Napoleon dipindahkan ke Lapas Cipinang.

Bareskrim saat ini tengah berkoordinasi agar usul itu bisa terealisasi.

Diketahui, saat ini Irjen Napoleon masih ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Irjen Napoleon merupakan tahanan Mahkamah Agung yang ditahan di rutan Bareskrim Polri karena perkaranya masih berproses di tingkat kasasi.

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Daryono)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved