Breaking News:

Level PPKM Bangka Masih IV, Satgas Covid-19 Perketat Prokes hingga Genjot Vaksinasi

angka kasus yang semakin hari semakin melandai. Lalu jumlah Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur yang sudha semakin berkurang

Penulis: Edy Yusmanto CC | Editor: Edi Yusmanto
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra. 

BANGKAPOS.COM - Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Bangka belum berubah.

Terakhir, pemerintah pusat mengumumkan level PPKM Kabupaten Bangka masih di level IV. 

Artinya diperpanjang mulai tanggal 4-18 Oktober 2021 atau selama 14 hari mendatang.

Tentu hal ini membuat sejumlah pihak hingga Bupati Bangka Mulkan bingung.

Padahal, apa yang menjadi item atau faktor penyesuaian level PPKM sudah turun.

Misalnya, angka kasus yang semakin hari semakin melandai. Lalu jumlah Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur yang sudha semakin berkurang. 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra mengaku sangat menyayangkan rilis soal perpanjangan level PPKM di Kabupaten Bangka. 

"Jujur saya sampai ngelus dada. Ini ada apa? Padahal, data yang kami sampaikan sudah sesuai dengan fakta di lapangan," kata Boy kepada bangkapos.com Jumat (8/10/2021).

Perpanjangan level PPKM Kabupaten Bangka tetap IV bukan satu kali melainkan empat kali. 

Tentu ini membuat banyak pihak kebingungan.

Boy mengatakan sebenarnya segala upaya sudah dilakukan untuk mengubah level PPKM itu.

Mulai dari razia protokol kesehatan (prokes), patroli setiap hari dan setiap malam ke tempat-tempat hiburan malam (THM) hingga jemput bola untuk terus melakukan vaksinasi ke seluruh lapisan masyarakat.

"Saya ambil contoh di pasar higienis kita itu hampir 90 lebih persen semua sudah pakai masker dan patuhi prokes. Data kasus pun sangat jauh menurun. Pasien meninggal bisa sangat minim sekali. Data itu lengkap tapi kita tidak tahu kenapa level kita (PPKM) masih belum turun," ungkap Boy.

Meski demikian, Boy akan terus mengkampayekan prokes covid-19. 

Perilaku hidup 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan akan terus disosialisasikan.

"Kita yakin bisa turun (PPKM) kok, insyaallah," ujar Boy. (Bangkapos.com/Edy Yusmanto)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved